MAROS, INKAM – Instruksi Presiden RI untuk mempercepat pembangunan infrastruktur nasional, dijawab dengan langkah konkret oleh TNI Angkatan Darat.
Pangdam XIV/Hasanuddin, Bangun Nawoko, memimpin Apel Gelar Pasukan Satuan Tugas (Satgas) Pembangunan Jembatan Yonzipur 8/SMG di Lapangan Yonzipur 8/SMG, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Kamis (29/1/2026).
Pembentukan Satgas Pembangunan Jembatan ini, merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi Presiden RI Prabowo Subianto, yang menekankan percepatan pembangunan jembatan di wilayah terdampak bencana, maupun daerah pelosok yang masih minim akses penghubung.
Dalam arahannya, Pangdam XIV/Hasanuddin menegaskan, pembangunan jembatan bukan sekadar proyek fisik, melainkan menyangkut hajat hidup masyarakat.
Kehadiran jembatan menjadi sarana vital untuk membuka akses pendidikan, kesehatan, dan perekonomian warga.
“Dengan adanya jembatan, anak-anak bisa berangkat sekolah dengan aman, masyarakat lebih mudah mengakses pasar dan layanan kesehatan, serta roda perekonomian dapat berputar lebih cepat,” ujar Bangun Nawoko.
Ia menyampaikan keyakinannya, Satgas Jembatan TNI AD Kodam XIV/Hasanuddin mampu menjalankan tugas mulia tersebut, dengan semangat juang dan kerja sama yang solid.
Menurut Pangdam, sinergi dan disiplin prajurit menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur, di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
“Saya percaya, dengan semangat juang dan kerja sama yang solid, Satgas Jembatan TNI AD Kodam XIV/Hasanuddin akan mampu mewujudkan target pembangunan jembatan di seluruh pelosok negeri. Mari kita jadikan tugas mulia ini sebagai bentuk pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” tegasnya.
Satgas Pembangunan Jembatan Yonzipur 8/SMG akan difokuskan pada pembangunan dan perbaikan jembatan yang mengalami kerusakan akibat bencana alam, sekaligus membuka konektivitas antarwilayah terpencil.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui gerakan Satgas ini, Kodam XIV/Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mendukung pembangunan nasional dan memperkuat konektivitas wilayah.















