Lompat ke konten utama

Info Kejadian Makassar

OJK Dorong Literasi Pasar Modal di Makassar, Kampanye “Pintar Reksa Dana” Segera Diluncurkan

MAKASSAR, INKAM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia, khususnya pada sektor pasar modal melalui instrumen reksa dana.

Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, dalam kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Reksa Dana 2026 (SOSEDU APRDI 2026) yang digelar Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) bersama OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Kantor OJK Sulselbar, Makassar, Rabu (16/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Muchlasin menegaskan, literasi pasar modal di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan data, tingkat literasi pasar modal baru mencapai sekitar 17,78 persen, sementara inklusinya masih berada di angka 1,34 persen.

“Ini menunjukkan bahwa pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap pasar modal, masih perlu didorong secara serius,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow nasional yang dilaksanakan di sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Makassar, sebagai upaya memperluas jangkauan literasi keuangan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kampanye nasional bertajuk “Pintar Reksa Dana, yang rencananya akan diluncurkan dalam momentum Pekan Reksa Dana pada akhir April 2026.

Muchlasin turut mengapresiasi peran media, dalam menyampaikan informasi keuangan kepada masyarakat. Menurutnya, kontribusi media sangat penting dalam meningkatkan pemahaman publik, terhadap produk dan layanan keuangan.

“Saya sering melihat teman-teman wartawan, menyampaikan informasi yang layak dan edukatif. Kami sangat mengapresiasi dan berharap kolaborasi ini terus berjalan,” katanya.

Baca Juga  OJK Dorong Literasi Asuransi Melalui Perayaan Hari Asuransi 2024 di Makassar

Lebih lanjut, ia menilai reksa dana menjadi salah satu instrumen investasi yang potensial untuk meningkatkan inklusi keuangan, karena mudah diakses dan dapat dimulai dengan nominal terjangkau.

Selain itu, perkembangan teknologi digital juga dinilai, mempermudah masyarakat dalam mengakses produk investasi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah investor, khususnya dari kalangan generasi muda.

OJK berharap, melalui berbagai program edukasi dan kampanye nasional ini, masyarakat semakin memahami pentingnya investasi yang legal, aman, dan sesuai dengan profil risiko masing-masing.

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO