INKAM, MAKASSAR – Muhammad Sultan Anwar telah melalui perjalanan panjang bersama Indosat, yang dimulai sejak tahun 2000 ketika ia pertama kali menggunakan kartu perdana Mentari.
Selama lebih dari dua dekade, jaringan ini telah menjadi bagian penting dari hidup dan aktivitasnya, baik untuk kebutuhan pribadi maupun profesional.
Sultan mengenang masa-masa awal menggunakan Mentari sebagai pengalaman yang berkesan.
“Dulu, Mentari adalah pilihan utama karena jaringannya sudah cukup luas dan stabil, memungkinkan saya tetap terhubung dengan keluarga dan teman,” ujar Sultan.
Stabilitas layanan tersebut membuatnya setia menggunakan Mentari selama bertahun-tahun.
Namun, dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan yang semakin kompleks, Sultan memutuskan beralih ke layanan Tri, bagian dari Indosat Ooredoo Hutchison.
Ia mengaku, Tri menawarkan paket data dengan kuota lebih besar dan harga yang lebih terjangkau, sesuai dengan aktivitas digitalnya.
Saat ini, Sultan tidak hanya menggunakan Tri untuk berkomunikasi, tetapi juga untuk mengelola bisnis kuliner.
Ia baru saja membuka cabang penjualan *jalangkote*—makanan khas Sulawesi Selatan—di Papua, menggandeng mitra lokal untuk memperkenalkan cita rasa Sulsel di wilayah tersebut.
“Internet yang stabil sangat penting untuk memastikan koordinasi dengan tim berjalan lancar,” kata Sultan.
Ia menggunakan layanan Tri untuk memantau perkembangan bisnis, berkomunikasi dengan mitra, dan memasarkan produknya secara daring.
Menurut Sultan, pengalaman panjang bersama Indosat telah memberinya kepercayaan pada kualitas jaringan yang andal.
Kini, dengan layanan Tri yang mendukung aktivitas bisnisnya, Sultan optimistis dapat memperluas jangkauan bisnis kulinernya ke lebih banyak wilayah di Indonesia.












