MAKASSAR, INKAM – Keberhasilan 176 murid Ranu Harapan Islamic School (RHIS) menuntaskan ujian hafalan Al-Qur’an, hingga berhak mengikuti Wisuda Tahfidz tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga para orang tua.
Salah satunya, Serliana, yang menilai capaian tersebut lahir dari dedikasi para guru, kesungguhan murid, dan sinergi yang kuat dengan keluarga.
Orang tua dari Muhammad Athar Al Kamil, siswa Sekolah Dasar (SD) RHIS itu mengaku memilih menyekolahkan anaknya di Ranu Harapan Islamic School, karena sekolah tersebut mengusung pendidikan Islam, dengan kurikulum yang dinilai mampu menyeimbangkan pembentukan karakter, kemampuan akademik, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
Menurut Serliana, sejak awal dirinya melihat RHIS tidak hanya menitikberatkan pada program Tahfidz Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat pembelajaran matematika, bahasa Arab, dan bahasa Inggris.
Bahkan, sekolah secara konsisten membiasakan para murid menggunakan bahasa internasional, melalui program Pekan Bahasa Inggris dan Pekan Bahasa Arab.
“Setelah anak kami bersekolah di RHIS, penerapannya benar-benar terlihat. Anak-anak dibiasakan bercakap menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Arab. Program-program seperti Pekan Bahasa Inggris dan Pekan Bahasa Arab, membuat kemampuan mereka berkembang dengan baik,” ujarnya.
Namun, bagi Serliana, keunggulan RHIS tidak hanya terletak pada kurikulumnya. Ia justru memberikan apresiasi besar kepada para guru, yang dinilainya memiliki dedikasi tinggi, serta menjalin komunikasi yang intens dengan orang tua selama proses pendidikan berlangsung.
“Alhamdulillah kami merasa sangat senang karena guru-gurunya komunikatif. Kalau ada hal yang ingin kami tanyakan, selalu mendapat respons yang baik. Sebaliknya, guru juga rutin memberikan perkembangan anak kepada orang tua, sehingga kami merasa menjadi mitra sekolah dalam mendampingi pendidikan anak,” katanya.
Ia menilai, keberhasilan putranya bersama ratusan murid lainnya hingga lolos Wisuda Tahfidz, merupakan hasil dari kegigihan para guru yang terus membimbing, kerja keras murid selama belajar, serta kepercayaan penuh yang diberikan orang tua kepada sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru RHIS, atas dedikasinya mendidik anak-anak kami. Mudah-mudahan RHIS semakin sukses dan terus berkembang menjadi sekolah Islam unggulan, yang mampu memenuhi harapan para orang tua,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, Yayasan Ranu Prima memberikan Wisuda Tahfidz secara gratis kepada 176 murid RHIS, yang dinyatakan lulus ujian hafalan Al-Qur’an.
Prosesi wisuda berlangsung di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, pada Jumat (17/7/2026), bertepatan dengan peringatan 9 tahun Ranu Harapan Islamic School.











