Info Kejadian Makassar

LSP Unhas Perkuat Mutu Sertifikasi, melalui Workshop Kaji Ulang Materi Uji Kompetensi

MAKASSAR, INKAM – Upaya menjaga mutu sertifikasi kompetensi terus dilakukan Universitas Hasanuddin (Unhas), melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Salah satunya diwujudkan lewat pelaksanaan Workshop Kaji Ulang Materi Uji Kompetensi (MUK) Batch II Tahun 2026, yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu( 22 – 23 Mei)

Kegiatan ini menjadi forum pembaruan kapasitas asesor, sekaligus ruang evaluasi perangkat asesmen, agar tetap sesuai dengan standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Para peserta mendapatkan pendampingan langsung dari master asesor yang ditugaskan BNSP, untuk memperkuat pemahaman mengenai penyusunan dan validasi Materi Uji Kompetensi.

Kepala Pusat Sertifikasi Profesi/LSP Unhas, Ir. Mukti Ali, Ph.D menjelaskan, workshop tersebut merupakan bagian dari proses penyegaran kompetensi asesor, yang secara berkala perlu dilakukan sesuai ketentuan BNSP.

Menurutnya, setiap asesor dituntut tidak hanya memahami mekanisme asesmen, tetapi juga mampu menyusun perangkat uji kompetensi, yang relevan dengan kebutuhan sertifikasi saat ini.

“BNSP mengatur bahwa asesor harus terus melakukan pembaruan kompetensi. Karena itu, melalui kegiatan ini para asesor dibimbing kembali, untuk memahami tugasnya sekaligus menyusun Materi Uji Kompetensi yang sesuai standar,” jelas Mukti Ali.

Ia menambahkan, setiap asesor idealnya memiliki minimal satu Materi Uji Kompetensi, yang dapat digunakan dalam proses asesmen. Hal tersebut penting, agar proses uji kompetensi tidak dilakukan dengan pendekatan yang sama, terhadap seluruh peserta.

Baca Juga  Bermain Mini Soccer Bersama, Pengurus Korpri Sulbar Puji Kepemimpinan Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan

“Setiap asesi memiliki karakter dan konteks kompetensi yang berbeda. Karena itu, perangkat asesmennya juga harus terus diperbarui, agar proses sertifikasi lebih objektif dan terukur,” tambahnya.

Workshop ini juga menjadi bagian dari pemenuhan syarat perpanjangan lisensi asesor. Dalam ketentuan BNSP, asesor diwajibkan memiliki pengalaman minimal dua kali merencanakan asesmen dan dua kali terlibat dalam proses validasi asesmen, atau Memberikan Kontribusi dalam Validasi Asesmen (MKVA).

Saat ini, LSP Unhas memiliki 65 skema sertifikasi dengan 55 skema aktif, yang telah dijalankan di berbagai bidang kompetensi.

Sementara 10 skema lainnya, masih dalam tahap penyesuaian dan pengurusan izin pada sektor terkait. Adapun jumlah asesor kompetensi yang dimiliki LSP Unhas mencapai 211 orang.

Melalui workshop ini, LSP Unhas berharap seluruh asesor dapat menghasilkan output, berupa perangkat Materi Uji Kompetensi yang siap digunakan dalam proses asesmen.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas sertifikasi, sekaligus memastikan lulusan memiliki pengakuan kompetensi, yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan profesi.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO