INKAM, MAKASSAR – Kabar duka menyelimuti Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Salah satu dosen terbaiknya, Dr. Usman Jasad, meninggal dunia pada Senin (6/1/2025) akibat serangan jantung.
Sosok yang dikenal sebagai akademisi dan praktisi ini, berpulang dalam usia 52 tahun.
Subkoordinator Humas UIN Alauddin, Andi Jamaluddin, membenarkan kabar tersebut.
“Iya, betul Dr. Usman Jasad meninggal dunia. Beliau adalah dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. Rasyid Masri, yang mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kepergian almarhum.
Dr. Usman Jasad adalah dosen berprestasi, yang pernah menjabat sebagai Wakil Dekan III FDK dan Ketua Ikatan Alumni Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar.
Selain mengabdi di dunia pendidikan, ia juga merupakan Direktur Utama Ujas Tour, sebuah biro perjalanan haji dan umrah terkemuka di Makassar.
Menurut Azhar Gazali, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Usman Jasad terkena serangan jantung, saat sedang kontrol kesehatan.
“Sebelumnya beliau menjalani operasi kaki karena keseleo. Saat kontrol, beliau terkena serangan jantung,” ungkap Azhar.
Dr. Usman Jasad lahir di Lassang, Takalar, pada 25 April 1972.
Ia menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Dakwah UIN Alauddin Makassar (1996), S2 di Universitas Negeri Makassar (2000), dan S3 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2010).
Sosoknya dikenal berdedikasi tinggi dalam menginspirasi mahasiswa, dan membangun komunitas akademik yang berkontribusi bagi masyarakat.
Rumah duka almarhum berada di Belmont Residence, Jalan Hertasning, Kota Makassar.
Kepergian Dr. Usman Jasad meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan para mahasiswa.
UIN Alauddin Makassar kehilangan salah satu putra terbaiknya, yang telah mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan dan dakwah.












