Lompat ke konten utama

Info Kejadian Makassar

15 Dokter Baru Dikukuhkan, FK Unibos Tegaskan Komitmen Cetak Dokter Berintegritas

MAKASSAR, INKAM – Sebanyak 15 peserta resmi mengikuti Yudisium dan Pengambilan Sumpah Dokter, Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa (Unibos) Tahun Akademik 2025/2026, yang berlangsung di Balai Sidang 45 Unibos, Senin (20/7/2026).

Momentum sakral tersebut dihadiri Sekretaris IDI Cabang Makassar Dr. Muhammad Arif Sutrisno Amin, MARS, Ketua BPH Yayasan Aksa Mahmud Asrul Hidayat, Sekretaris Yayasan Aksa Mahmud H. Baharuddin Rachim, Wakil Rektor I Dr. Sutia Budi, S.Pi., M.Si., Wakil Rektor II Dr. Muh. Kafrawi Yunus, S.E., M.M., Sekretaris Universitas Prof. Dr. Ir. Hadijah Mahyuddin, M.Si., Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Rahmawati Thamrin, Sp.And, jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta keluarga para dokter baru.

Ketua BPH Yayasan Aksa Mahmud, Asrul Hidayat, menyampaikan, pengambilan sumpah bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal pengabdian sebagai tenaga medis yang akan menghadapi tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.

Ia mengingatkan para dokter baru, agar senantiasa menjadi pembelajar sepanjang hayat, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai profesionalisme.

“Kesuksesan bukan tujuan akhir, tetapi sebuah perjalanan. Teruslah belajar, manfaatkan perkembangan teknologi sebagai alat untuk meningkatkan pelayanan, dan yang terpenting jagalah nama baik profesi, almamater, serta integritas sebagai seorang dokter,” pesannya.

Wakil Rektor I Unibos, Dr. Sutia Budi, menegaskan, Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa tidak hanya berorientasi pada kelulusan akademik, tetapi juga membentuk dokter yang memiliki karakter, empati, dan kepedulian sosial.

Baca Juga  Perkuat Arah Transformasi Menuju Universitas Riset dan Inovasi, Kepala BRIN Berkunjung ke Unibos

Menurutnya, di tengah transformasi digital dan dinamika kesehatan global, seorang dokter dituntut menjadi pemecah masalah, yang mampu hadir memberikan solusi bagi masyarakat.

“Hari ini bukan sekadar seremoni akademik, tetapi transisi dari mahasiswa menjadi dokter, dari pembelajar menjadi pengabdi kemanusiaan. Kami tidak hanya mendidik Anda menjadi dokter yang lulus ujian kompetensi, tetapi juga dokter yang memiliki karakter, daya juang, dan integritas,” ujarnya.

Dekan Fakultas Kedokteran Unibos, Dr. dr. Rahmawati Thamrin, Sp.And, turut mengingatkan para lulusan, agar senantiasa menjaga kehormatan profesi, serta terus mengembangkan kompetensi di tengah perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ia berharap para dokter baru mampu membawa nama baik almamater, di mana pun mereka mengabdi.

“Profesi dokter adalah profesi yang sangat mulia, sekaligus memiliki tanggung jawab yang besar. Jaga nama baik almamater, keluarga, dan profesi. Jangan pernah berhenti belajar karena tantangan dunia kedokteran akan terus berkembang,” tuturnya.

Pelaksanaan yudisium dan pengambilan sumpah berlangsung khidmat, ditandai dengan pembacaan sumpah dokter, sebagai komitmen moral dan profesional, sebelum para lulusan memasuki dunia pelayanan kesehatan.

Kehadiran keluarga yang turut menyaksikan prosesi tersebut, menjadi simbol dukungan atas perjuangan panjang para lulusan, dalam menyelesaikan pendidikan profesi dokter, sekaligus menandai lahirnya tenaga medis baru yang siap mengabdikan ilmu bagi masyarakat.

Melalui prosesi ini, Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa kembali menegaskan komitmennya, dalam mencetak dokter yang unggul secara akademik, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kemanusiaan.

Baca Juga  Buka Akses Pendidikan Vokasi Berkualitas, Poltekbos Teken MoU dengan SMAN 11 Bone

Lahirnya 15 dokter baru, diharapkan semakin memperkuat kontribusi Universitas Bosowa, dalam menghasilkan sumber daya kesehatan yang profesional, dan siap menjawab tantangan pelayanan kesehatan di tingkat nasional maupun global.

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah