Info Kejadian Makassar

Jaga Distribusi BBM dan LPG di Sulsel, Pemprov Sulsel Rapat Koordinasi bersama Pertamina

INKAM, MAKASSAR – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Sales Area Retail Sulawesi Selatan dan Barat, bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam hal ini terdiri dari Dinas terkait, seperti Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian serta Dinas Perikanan dan Kelautan, melakukan rapat koordinasi, dalam rangka menjaga distribusi BBM dan LPG di wilayah Sulawesi Selatan yang digelar di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (6/10/2023).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, yang dipimpin oleh Kepala Bidang Energi Baru dan Terbarukan ESDM Propinsi Sulawesi Selatan, Andi Ishak, menyampaikan dalam rapat pembuka, bahwa BBM dan LPG menjadi peran penting dalam penggerak ekonomi masyarakat.

“Ini perlu kita jaga bersama distribusinya supaya lancar dan tepat sasaran, agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Propinsi Sulawesi Selatan. Kami mengapresiasi usaha Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi selama ini, dalam memenuhi kebutuhan BBM dan LPG bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan pemaparan materi,  oleh Sales Area Manager Retail Sulawesi Selatan dan Barat Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Eko.

“Distribusi BBM dan LPG mesti dijaga bersama, Pertamina fokus menjamin ketersediaan BBM dan LPG, untuk kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan,” tegasnya.

Lebih lanjut lagi dalam pemaparan materinya, Eko menjelaskan alur kebijakan kuota Public Service Obligation (PSO) untuk BBM dan LPG.

“Alur usulan atau penambahan kuota, bermula dari permohonan Pemerintah Daerah kepada BPH Migas untuk kuota BBM dan Ditjen Migas untuk kuota LPG, tugas Pertamina bertindak sebagai operator atau pelaksana teknis pendistribusian, berdasarkan regulasi dan kuota dari pemerintah,” jelasnya.

Baca Juga  Budi Hastuti Ajak Warga Jaga Kebudayaan Makassar

Eko menambahkan, selain bertindak sebagai operator, Pertamina juga sebagai pengawas,  dalam hal ini hanya di tingkat lembaga penyalur seperti SPBU, Agen LPG hingga pangkalan LPG.

Selain itu, di tingkat pengawas terdapat juga BPH Migas, Kementerian ESDM, Kepolisian dan Pemerintah Daerah, yang menjaga agar distribusi BBM dan LPG lancar dan sesuai peruntukannya.

Penjelasan lainnya adalah mengenai program subsidi tepat BBM dan LPG, yang dijalankan oleh Pemerintah melalui Pertamina.

Eko menyebutkan, program subsidi tepat BBM telah berjalan semenjak Maret 2023 lalu, yaitu dengan penerapan pembelian solar subsidi,  dengan menggunakan QR Code, yang bertujuan untuk memudahkan para pengguna, yang berhak mendapatkan solar subsidi.

“Saat ini progresnya sudah 100 persen  kendaraan yang telah teregistrasi di wilayah Sulawesi Selatan, dan saat ini seluruh SPBU telah menerapkannya,” ujarnya.

“Untuk program subsidi tepat LPG, saat ini realisasi on boarding pangkalan, yang siap mendata konsumen sudah 99 persen, atau 30.147 pangkalan untuk wilayah Sulawesi dan 98 persen atau 11.749 pangkalan untuk Wilayah Sulawesi Selatan. Sehingga diharapkan nantinya, LPG 3 kg dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak,” terang Eko.

Program ini bertujuan, agar penyaluran LPG subsidi 3 Kg tepat sasaran, dengan segmen yang diatur pemerintah. Ini juga untuk melindungi konsumen yang berhak, seperti Rumah Tangga kurang mampu, UMKM kecil, Petani Sasaran dan Nelayan Sasaran.

Baca Juga  Pertamina Pastikan Ketahanan Stok BBM Aman di Palopo dan Sekitarnya Pasca Insiden Flash Fire

Pada kesempatan yang sama, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw menyampaikan,  terkait program Subsidi Tepat LPG.

“Saat ini, program Subsidi Tepat LPG masuk dalam tahapan ketiga, yaitu Implementasi, dimana Pangkalan LPG mulai melakukan penerapan pembelian LPG 3 Kg, dengan mendata konsumen yang bertransaksi dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), untuk didaftarakan ke dalam website Merchants Apps MyPertamina (MAP),” jelasnya.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, caranya sangat mudah, Jika NIK KTP dan KK sudah terdata di P3KE dan datanya cocok, nantinya konsumen bisa langsung bertransaksi pembelian LPG 3 Kg di sub penyalur atau pangkalan resmi. Namun jika belum terdata, konsumen dapat mendaftarkan NIK KTP dan KK di sub penyalur atau pangkalan resmi, dengan pendaftaran hanya dilakukan sekali,” jelas Fahrougi.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO