MAKASSAR, INKAM – Dalam rangka peningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik, Universitas Bosowa melalui agenda serah terima alat laboratorium berupa X-Ray Fluorescence (XRF), alat pendeteksi kandungan mineral, yang diperuntukkan bagi Program Studi Geologi.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 6 Maret 2026, bertempat di Student Lounge Universitas Bosowa.
Acara diawali dengan sambutan Ketua Program Studi Geologi, Ahmad Muhajir, S.T., M.SP., yang menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan, dalam pengembangan fasilitas laboratorium.
Ia menegaskan, kehadiran alat XRF akan memberikan dampak signifikan dalam menunjang kegiatan praktikum mahasiswa, khususnya dalam analisis komposisi unsur batuan dan mineral secara lebih cepat dan akurat.
“Alat ini akan membuka peluang pembelajaran yang lebih aplikatif, dan mendekatkan mahasiswa pada teknologi yang digunakan di industri pertambangan dan geologi saat ini,” ujarnya.
Selanjutnya, Dekan Fakultas Pertambangan dan Kebumian, Dr. Andi Ilham Samanlangi, S.T., M.T., dalam sambutannya menekankan, bahwa penguatan sarana laboratorium merupakan bagian dari strategi fakultas, dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.
Ia berharap, fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh dosen dan mahasiswa, dalam kegiatan akademik maupun riset.
Sementara, Wakil Rektor III Universitas Bosowa, Prof. Dr. Nasrullah, S.T., M.T., yang menyoroti pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan yayasan, dalam mendukung kemajuan akademik.
Menurutnya, peningkatan fasilitas seperti ini menjadi salah satu langkah konkret, dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Puncak acara ditandai dengan sambutan Founder Bosowa, H.M. Aksa Mahmud, sekaligus prosesi simbolis serah terima alat XRF kepada pihak Program Studi Geologi.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan harapannya, agar alat ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran, tetapi juga sebagai pendukung riset, yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan sektor industri.
“Kita ingin mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memiliki pengalaman langsung menggunakan teknologi modern, yang relevan dengan kebutuhan lapangan,” ungkap HM Aksa Mahmud.
Setelah prosesi serah terima, agenda dilanjutkan dengan demonstrasi dan pengujian alat XRF, oleh Ketua Program Studi Geologi, sebagai bentuk pengenalan awal terhadap penggunaan alat tersebut. Kegiatan disambut antusias oleh para peserta yang hadir.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Aksa Mahmud, Asrul Hidayat; Sekretaris Yayasan Aksa Mahmud, Baharuddin; serta jajaran Head Division Bosowa Education.
Selain itu, hadir pula jajaran pimpinan Universitas Bosowa, di antaranya Wakil Rektor II Dr. Muh. Kafrawi Yunus, S.E., M.M., serta Wakil Rektor III Prof. Dr. Nasrullah, S.T., M.T., dan Sekretaris Universitas Bosowa Prof. Dr. Ir. Hadijah Mahyuddin, M.Si.
Dengan adanya penambahan fasilitas ini, Universitas Bosowa terus berupaya menghadirkan lingkungan pembelajaran yang unggul, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan industri.
Diharapkan, mahasiswa Program Studi Geologi dapat semakin optimal dalam mengembangkan kompetensi, baik dalam aspek akademik maupun penelitian, sehingga mampu menjadi lulusan yang adaptif dan berdaya saing tinggi di masa depan.















