MAKASSAR, INKAM — Rangkaian pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), jenjang SD dan SMP tingkat Kota Makassar Tahun 2026 terus bergulir.
Pada hari pertama pelaksanaan cabang olahraga tingkat SMP, lomba panjat tebing kategori putra dan putri sukses digelar di Lapangan Hertasning, Makassar, Rabu (10/6/2026).
Kepala Seksi Manajemen SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar, Sulaeman yang akrab disapa Sule, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran pelaksanaan lomba panjat tebing yang menjadi pembuka rangkaian pertandingan O2SN tahun ini.
“Alhamdulillah, pada sore ini kita sudah melaksanakan rangkaian hari pertama kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional. Pada hari ini yang dipertandingkan adalah cabang olahraga panjat tebing untuk jenjang SMP dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujar Sule.
Dalam perlombaan tersebut, para peserta menampilkan kemampuan terbaiknya untuk memperebutkan posisi juara. Setelah melalui persaingan yang ketat, panitia menetapkan para pemenang kategori putra dan putri.
Untuk kategori putri tingkat SMP, gelar juara pertama berhasil diraih oleh Mirsani Wasira Sidika dari SMP Negeri 18 Makassar.
Sementara pada kategori putra tingkat SMP, juara pertama diraih oleh Muhammad Bakir Nur Fatir dari SMP Hang Tuah Makassar.
Menurut Sule, keberhasilan para peserta tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah masing-masing, tetapi juga menjadi modal penting bagi Kota Makassar dalam menghadapi kompetisi olahraga pelajar pada jenjang yang lebih tinggi.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar memberikan perhatian serius terhadap pembinaan atlet pelajar.
Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah pemberian beasiswa kepada para juara O2SN sebagaimana arahan Wali Kota Makassar dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar.
“Insya Allah, sesuai arahan Bapak Wali Kota Makassar dan Ibu Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, para juara lomba O2SN akan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kota Makassar sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih,” jelasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari ajang O2SN yang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada Selasa kemarin, sebagai wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet muda berprestasi yang akan mewakili Kota Makassar pada tingkat Provinsi Sulawesi Selatan hingga tingkat nasional.
Rangkaian O2SN Kota Makassar sendiri akan berlanjut pada Kamis (11/6) dengan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga lainnya, seperti atletik, renang, pencak silat, dan bulu tangkis.
“Beberapa pertandingan dijadwalkan berlangsung di kawasan Gedung UNM Banta-Bantaeng,” tuturnya.
Selain O2SN, Dinas Pendidikan Kota Makassar juga akan menggelar Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 15 Juni 2026.
Sule berharap para atlet pelajar yang berhasil meraih prestasi pada ajang tingkat kota dapat terus berkembang dan mampu mengharumkan nama Kota Makassar di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami berharap juara-juara yang lahir dari O2SN tahun ini dapat melaju ke tingkat provinsi hingga nasional,” harapnya.
Untuk memperkuat pembinaan atlet pelajar, Dinas Pendidikan Kota Makassar juga telah menjalin kerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia melalui nota kesepahaman (MoU).
Kerja sama tersebut diharapkan mampu menghadirkan sistem pembinaan yang berkelanjutan bagi para juara O2SN sehingga dapat mencetak atlet-atlet muda berprestasi yang siap bersaing di level regional maupun nasional.
Melalui O2SN dan GSI, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen memberikan ruang yang lebih luas bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, meningkatkan sportivitas, serta membangun karakter generasi muda yang unggul melalui bidang olahraga.
“Kami, Dinas Pendidikan Kota Makassar akan terus mendukung proses pembinaan mereka agar potensi yang dimiliki bisa berkembang secara maksimal,” tutup Sule.
Sedangkan, Ketua Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kota Makassar, Mulahizun Amien menyampaikan rasa syukur atas lancarnya pelaksanaan seleksi yang menjadi bagian dari rangkaian O2SN 2026.
“Alhamdulillah hari ini seleksi O2SN cabang olahraga panjat tebing berjalan lancar dan ada hasil juara,” ujarnya.
Dengan berakhirnya seleksi panjat tebing, para juara akan dipersiapkan untuk mewakili Kota Makassar pada ajang O2SN tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Dinas Pendidikan Kota Makassar bersama IGORNAS dan stakeholder olahraga lainnya juga akan terus melakukan pembinaan guna meningkatkan kualitas atlet pelajar yang berpotensi meraih prestasi hingga tingkat nasional.
Keikutsertaan cabang olahraga panjat tebing dalam O2SN tahun ini diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet-atlet muda berbakat dari Kota Makassar serta memperluas ruang pengembangan prestasi olahraga bagi peserta didik di tingkat SMP.
Mulahizun berharap para atlet yang terpilih mampu menunjukkan prestasi terbaik saat mewakili Kota Makassar pada tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
“Sudah ada juara, yakni dari SMP Hang Tuah untuk putra dan SMP Negeri 18 untuk putri. Mudah-mudahan nanti di tingkat provinsi, Kota Makassar bisa tampil lebih maksimal lagi dan mengharumkan olahraga panjat tebing Kota Makassar,” katanya.
Pada seleksi perdana ini, sebanyak 12 atlet pelajar ambil bagian dalam perlombaan. Menurut Mulahizun, jumlah tersebut cukup menggembirakan mengingat panjat tebing baru pertama kali dipertandingkan dalam O2SN.
“Ada 12 atlet seluruhnya yang mengikuti seleksi ini. Karena panjat tebing memang baru tahun ini masuk dalam cabang olahraga O2SN. Mudah-mudahan tahun depan jumlah atlet yang ikut bisa lebih banyak lagi,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi kemampuan dan semangat para peserta yang dinilai menunjukkan performa menjanjikan selama kompetisi berlangsung.
Menurutnya, sejumlah atlet bahkan mampu tampil kompetitif meski masih tergolong baru dalam olahraga panjat tebing.
“Kalau melihat performa mereka hari ini, luar biasa, mampu menunjukkan kemampuan yang sangat baik. Tinggal nanti diberikan penguatan dan pembinaan oleh pelatih-pelatihnya agar bisa berkembang lebih maksimal lagi,” ungkapnya.












