MAKASSAR, INKAM – Kemitraan internasional Universitas Bosowa kembali bertambah, melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Caraga State University (CarSU), Filipina, yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Sidang Menara Bosowa Lantai 12, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, direktur, dan dekan dari kedua universitas sebagai langkah awal untuk memperkuat kolaborasi akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat internasional.
Campus Director Caraga State University Cabadbaran Campus, Dr. Deomila B. Mamaoag, menyampaikan, kerja sama tersebut dilandasi oleh komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas, inovasi, serta keterlibatan aktif dengan masyarakat.
Ia berharap kemitraan yang dibangun, dapat membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen dari kedua institusi, untuk terlibat dalam berbagai program kolaboratif yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Hadijah Mahyuddin, M.Si., menjelaskan, kerja sama ini memiliki makna khusus bagi Universitas Bosowa.
“Caraga State University merupakan mitra perguruan tinggi pertama dari Filipina, yang menjalin kerja sama formal melalui MoU dengan Universitas Bosowa. Karena itu, penandatanganan hari ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi tonggak penting dalam memperluas jaringan akademik Universitas Bosowa di kawasan Asia Tenggara,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Hadijah menegaskan, implementasi menjadi aspek utama dalam setiap kerja sama internasional yang dibangun.
Menurutnya, setelah penandatanganan MoU, kedua institusi perlu melanjutkan diskusi mengenai program-program konkret, yang dapat diwujudkan bersama.
“Kami meyakini bahwa kerja sama yang kuat harus diikuti dengan implementasi yang jelas melalui program, penanggung jawab, serta tindak lanjut yang terukur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh sivitas akademika kedua universitas,” tambahnya.
Sementara itu, University President Caraga State University, Dr. Rolyn C. Daguil, menilai kemitraan antar universitas menjadi kebutuhan penting, di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Ia menyebut kolaborasi ini, membuka peluang pengembangan mobilitas mahasiswa, pertukaran dosen, publikasi bersama, penelitian kolaboratif, hingga penguatan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
“Dokumen ini bukan sekadar kesepakatan di atas kertas. Ini adalah undangan untuk membangun kolaborasi yang hidup melalui riset bersama, inovasi, dan komitmen untuk saling mendukung dalam mencapai keunggulan akademik,” ungkapnya.
Wakil Rektor III Universitas Bosowa, Prof. Dr. Nasrullah, S.T., M.T., IAI., turut menegaskan, kerja sama tersebut menjadi jembatan yang menghubungkan Makassar dan Mindanao, melalui visi yang sama dalam pendidikan dan inovasi.
“Melalui kemitraan ini, kami membayangkan terwujudnya penelitian kolaboratif, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta program-program bersama yang memperkuat kapasitas akademik kedua institusi. Universitas tidak bisa berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan masa depan, sehingga kolaborasi internasional seperti ini, menjadi langkah strategis untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” tuturnya.
Penandatanganan MoU ini sekaligus memperkuat posisi Universitas Bosowa, sebagai perguruan tinggi yang terus memperluas jejaring global, dan membuka lebih banyak peluang internasional bagi sivitas akademikanya.












