Info Kejadian Makassar

Forum Rektor PTN-BH U25 di Unhas, Dorong Kolaborasi untuk Gizi Nasional

MAKASSAR, INKAM – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi bersama Menteri/Kepala Badan Gizi Nasional berikan arahan, untuk memperkuat sinergi riset dan pendidikan tinggi, dalam rangka menyukseskan program strategis Makanan Bergizi Gratis_

Pembukaan U25 Leaders Forum Rektor PTN-BH yang digelar di Universitas Hasanuddin, menandai babak baru penguatan kolaborasi strategis, antarperguruan tinggi negeri berbadan hukum di Indonesia.

Forum ini tidak sekadar menjadi ruang temu para pimpinan kampus, tetapi dirancang sebagai wadah konsolidasi gagasan berbasis ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan dan gizi.

Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menegaskan kekuatan utama PTN-BH terletak pada solidaritas dan kolaborasi, bukan kompetisi semata.

Dirinya menekankan, para rektor memiliki prinsip yang sama, untuk saling menguatkan dalam mendorong kemajuan pendidikan tinggi nasional.

“Rektor PTN-BH sangat kompak. Ini bukan soal bersaing, tetapi bagaimana kita membangun kekuatan bersama untuk kemajuan bangsa,” jelas Prof JJ.

Sebagai tuan rumah, Unhas juga menampilkan inovasi konkret melalui pengembangan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Inisiatif ini diharapkan menjadi model percontohan nasional, sekaligus ruang pembelajaran berbasis data.

“SPPG ini bukan hanya layanan, tetapi laboratorium hidup, untuk memastikan setiap kebijakan gizi bisa diuji dan disempurnakan,” tambahnya.

Ketua U25 yang juga Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T.,M.Eng.IPU menjelaskan, pertemuan ini merupakan kelanjutan dari proses konsolidasi yang telah dibangun sebelumnya.

Baca Juga  KPU Makassar Bersama Fisip Unhas, Bahas Pemilu Serentak 2024

Dirinya menekankan pentingnya penguatan ekosistem inovasi, yang tidak hanya berhenti pada diskursus, tetapi menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berdampak nyata.

“Forum ini harus melahirkan langkah konkret, bukan sekadar wacana. Kita ingin rekomendasi yang bisa langsung diimplementasikan,” tegas Prof Heri.

Lebih lanjut, Prof Heri memaparkan dua agenda besar forum, yaitu penguatan kemandirian PTN-BH melalui skema pendanaan inovatif, serta penguatan peran akademik dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, Perguruan tinggi harus hadir memastikan setiap kebijakan pangan berjalan aman, berbasis sains, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya, yang diselenggarakan di IPB University, dengan agenda yang semakin terarah pada implementasi kebijakan berbasis riset.

Mengusung tema “Penguatan Ekosistem Inovasi Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan dan Gizi,” forum ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.,D) serta Kepala Badan Gizi Nasional (Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana, M.Si) yang memberikan perspektif kebijakan dan implementasi lapangan.

Melalui forum ini, para rektor PTN-BH diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah konkret yang dapat segera diimplementasikan.

U25 Leaders Forum tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga laboratorium kebijakan berbasis ilmu pengetahuan.

U25 Leaders Forum Rektor PTN-BH berlangsung di Ballroom Unhas Hotel, Selasa (28/04), dengan dihadiri para pimpinan PTN-BH dari berbagai wilayah di Indonesia, serta pemangku kepentingan yang terlibat dalam penguatan kebijakan pendidikan tinggi, pangan, dan gizi nasional.

Baca Juga  Wujudkan UMKM Naik Kelas, Pertamina Boyong 71 UMKM ke Pasar Senggol Turkiye 2023
WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO