MAKASSAR, INKAM – Momen penutupan Wisuda ke-69 Universitas Bosowa Periode I Tahun Akademik 2025/2026, tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga menghadirkan capaian inspiratif dari lulusan terbaik jenjang magister dan doktor.
Di antara 728 wisudawan yang dikukuhkan, dua nama menonjol dengan prestasi akademik sempurna serta masa studi yang impresif.
Lulusan terbaik program magister diraih oleh Fina Melani Putri, S.Pd., M.Pd., dari Program Studi S2 Pendidikan Dasar, Fakultas Pascasarjana. Mahasiswi asal Muna, Sulawesi Tenggara ini berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 1 tahun 3 bulan dengan IPK 4.00. Capaian tersebut menjadi bukti nyata konsistensi dan manajemen waktu yang terarah selama menjalani pendidikan.
Fina mengungkapkan bahwa keberhasilannya tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh komitmen.
“Menjadi lulusan terbaik adalah hasil dari proses panjang yang penuh tantangan, disiplin, dan konsistensi. Bukan hanya soal nilai, tetapi tentang komitmen untuk terus belajar dan berkembang, serta dukungan dari dosen, keluarga, dan teman-teman yang sangat berarti,” ujarnya.
Ia juga membagikan strategi dalam menyelesaikan studi dengan waktu singkat. “Kuncinya adalah memiliki target yang jelas sejak awal, mengambil beban studi secara optimal, menentukan topik tesis sedini mungkin, menjaga komunikasi intens dengan dosen pembimbing, serta disiplin dalam manajemen waktu tanpa mengabaikan kesehatan,” tambahnya.
Sementara itu, predikat lulusan terbaik program doktor diraih oleh Dr. Mohammad Reza., S.T., MURP., dari Program Studi S3 Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Pascasarjana. Mahasiswa asal Malang, Jawa Timur ini menyelesaikan studi dalam waktu 2 tahun 7 bulan dengan IPK 4.00.
Ia memilih Universitas Bosowa, karena kualitas program studi serta lingkungan akademik yang mendukung.
“Latar belakang saya melanjutkan studi di Unibos karena keberadaan Program S3 PWK dengan akreditasi ‘Baik Sekali’, serta suasana akademik yang nyaman dan komunikatif. Selama kuliah, saya merasakan dukungan penuh dari dosen dan staf, dengan fasilitas yang sangat menunjang dan lingkungan belajar yang menyenangkan,” ungkapnya.
Ke depan, ia berharap dapat terus menjalin kolaborasi akademik bersama Universitas Bosowa. “Sebagai alumni, saya ingin membangun kemitraan strategis dan berkolaborasi dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga dapat menciptakan ekosistem inovasi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tuturnya.














