MAKASSAR, INKAM – Kenaikan harga emas dunia sebesar 35 Persen sejak awal tahun 2025, menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk berinvestasi.
PT Pegadaian Kanwil VI Makassar mencatat lonjakan signifikan, pada produk Tabungan Emas dan Cicilan Emas.
Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil VI Makassar, Ngadenan, menjelaskan tren kenaikan harga emas, mendorong masyarakat semakin aktif memanfaatkan emas sebagai instrumen investasi.
“Sejak Januari hingga Agustus 2025, transaksi Tabungan Emas naik 32% dengan total saldo mencapai 700,15 kg. Produk Cicil Emas juga tumbuh 140% dibanding periode yang sama tahun lalu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, produk Tabungan Emas memberi kemudahan bagi siapa pun, untuk memulai investasi dengan nominal kecil.
Nasabah bisa menabung mulai dari 0,01 gram emas atau setara Rp20 ribu. Uang yang disetorkan langsung terkonversi menjadi emas, yang tersimpan aman di Pegadaian.
Kenaikan harga emas dinilai memperkuat posisi emas sebagai aset lindung nilai. “Emas terbukti melindungi nilai uang dari inflasi, dan bisa menjadi dana cadangan jangka panjang, baik untuk pendidikan, pensiun, maupun ibadah haji,” kata Ngadenan.
Hingga 12 September 2025, harga emas batangan Galeri 24—anak usaha Pegadaian—tercatat Rp2.085.000 per gram. Angka tersebut melesat tajam dibanding awal tahun yang masih berada di Rp1.524.000 per gram.












