Lompat ke konten utama

Info Kejadian Makassar

Meski SPBU Dipadati Antrean, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Subsidi di Sulsel Tetap Terjaga

MAKASSAR, INKAM – Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian masyarakat.

Meski demikian, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, baik Pertalite maupun Biosolar, di Sulawesi Selatan tetap dalam kondisi aman, dan penyalurannya masih sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan terjadi di sejumlah SPBU, bahkan mengular hingga ke bahu jalan dan memicu kepadatan lalu lintas.

Di antaranya SPBU 74.902.22 di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepat di depan Pintu 1 Universitas Hasanuddin (Unhas), serta SPBU 74.902.36 di Jalan Gunung Bawakaraeng, dekat Pasar Terong Makassar.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menjelaskan, kondisi tersebut dipicu meningkatnya permintaan masyarakat terhadap BBM bersubsidi, bukan karena berkurangnya stok.

“Permintaan masyarakat terhadap Pertalite maupun Biosolar memang cukup tinggi. Namun dari sisi pasokan, stok BBM di Sulawesi Selatan dalam kondisi aman. Kami terus melakukan optimalisasi distribusi agar penyaluran tepat waktu dan antrean di SPBU dapat segera berkurang,” ujar Lilik, saat kegiatan media gathering di Warkop Ko Heng, kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Rabu (22/7/2026).

Menurutnya, realisasi penyaluran BBM subsidi hingga Semester I 2026 masih berada dalam batas normal. Penyaluran Biosolar telah mencapai sekitar 54 persen dari kuota tahunan, sementara Pertalite telah terserap sekitar 49 persen. Angka tersebut dinilai masih sesuai dengan target distribusi yang ditetapkan bersama BPH Migas.

Baca Juga  Meriahkan Tahun Baru Imlek, Asmo Sulsel Berikan Promo HOKI

Pada tahun 2026, Sulawesi Selatan memperoleh kuota Pertalite sebesar 1.136.082 kiloliter (KL), sedangkan kuota Biosolar mencapai 744.937 KL.

Pertamina bersama BPH Migas akan terus melakukan evaluasi penyaluran setiap tiga bulan, guna memastikan distribusi tetap sesuai kebutuhan masyarakat.

Untuk mengantisipasi antrean yang semakin panjang, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah melakukan berbagai langkah percepatan distribusi.

Di antaranya meningkatkan pemantauan stok di seluruh SPBU, melakukan pengisian ulang (top up) lebih cepat bagi SPBU dengan persediaan menipis, menambah jadwal distribusi dari Fuel Terminal Makassar ke SPBU dengan tingkat konsumsi tinggi, hingga menurunkan petugas marshal guna mengatur arus kendaraan agar lebih tertib.

Selain itu, Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta aparat penegak hukum untuk memastikan proses distribusi BBM subsidi tetap berjalan lancar dan tepat sasaran.

Sementara itu, Sales Branch Manager Sulselbar V Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fandy Achmad Sitaba, mengatakan, tantangan distribusi di Sulawesi tidak hanya dipengaruhi tingginya konsumsi masyarakat, tetapi juga kondisi geografis serta aktivitas kendaraan logistik yang melintasi jalur poros Sulawesi.

“Tingginya permintaan berasal dari kendaraan pribadi maupun angkutan logistik, yang melintasi jalur poros Sulawesi. Ini menjadi tantangan bagi Pertamina, untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus meningkatkan kecepatan pelayanan di SPBU,” jelas Fandy.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Raih Penghargaan CSR Award 2024 Dari Walikota Makassar

Pertamina mengimbau masyarakat, untuk tetap membeli BBM sesuai kebutuhan, dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Perusahaan juga memastikan distribusi BBM bersubsidi akan terus dioptimalkan, agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah