MAKASSAR, INKAM – Mahasiswa Universitas Ciputra Makassar menunjukkan komitmennya, dalam pengabdian masyarakat, melalui program Social Impact Challenge, yang tahun ini difokuskan pada pemberdayaan pelaku UMKM lokal, Anugrah Soya, produsen air tahu alami asal Makassar.
Melalui pendekatan inovatif dan edukatif, para mahasiswa membantu UMKM ini bertransformasi ke ranah digital, lewat pemanfaatan platform e-commerce Shopee Food.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa membekali pelaku usaha, dengan pelatihan langsung mengenai cara mendaftar dan mengelola produk di Shopee Food, menyusun katalog digital, menjalankan promosi daring, serta menjaga performa layanan yang kompetitif.
Program ini menjadi langkah strategis, untuk memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan daya saing UMKM di era digital.
Dosen pendamping kegiatan, Yuyun Karystin Meilisa Suade, S.M., M.M., turut hadir memberikan penguatan materi dan supervisi secara intensif kepada tim mahasiswa maupun mitra UMKM.
Kehadirannya memastikan bahwa proses pendampingan berjalan efektif, terstruktur, dan berdampak nyata terhadap pengembangan bisnis mitra.
“Pelaku UMKM seperti Anugrah Soya, butuh dorongan dan pendampingan, agar tidak tertinggal dalam arus digitalisasi. Kegiatan ini menjadi bukti nyata, mahasiswa juga bisa hadir sebagai katalis perubahan,” ujar Yuyun.
Dampak positif dari kegiatan ini, langsung dirasakan oleh UMKM Anugrah Soya.
Selain memahami pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan usaha, pelaku UMKM juga mendapatkan wawasan baru, dalam menjangkau pelanggan secara lebih luas, melalui platform digital yang mudah diakses.
Tak hanya memberikan kontribusi bagi UMKM, program Social Impact Challenge juga menjadi ruang belajar kontekstual bagi mahasiswa.
Mereka terlibat langsung dalam proses identifikasi masalah, penyusunan solusi, hingga eksekusi program yang berdampak.
Hal ini memperkuat kompetensi mahasiswa dalam hal komunikasi, kolaborasi, dan problem solving dalam dunia nyata.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, kegiatan ini menegaskan peran penting perguruan tinggi, dalam menjembatani kebutuhan masyarakat, dengan keahlian generasi muda.
Social Impact Challenge menjadi bukti, transformasi digital UMKM dapat dimulai dari langkah sederhana yang tepat sasaran, dan digerakkan oleh semangat mahasiswa untuk membawa perubahan.












