INKAM, JAKARTA – OJK Infinity 2.0 diluncurkan dengan membawa empat program utama, yang dirancang untuk mempercepat pengembangan sektor keuangan digital berbasis teknologi, dan mendukung pertumbuhan industri kreatif nasional.
Inisiatif ini menjadi bagian penting dari strategi OJK, dalam merespons tantangan dan peluang transformasi digital.
Program pertama adalah pengembangan skema pendanaan bagi sektor industri kreatif, seperti game, musik, film, dan animasi berbasis Web3, bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif.
Kolaborasi ini diharapkan, mampu membuka akses pembiayaan yang lebih luas, bagi pelaku ekonomi kreatif.
Kedua, OJK akan menggelar kompetisi Infinity Hackathon bertema pengembangan blockchain, bekerja sama dengan Kemenekraf dan Asosiasi Blockchain Indonesia.
Kompetisi ini mendorong lahirnya solusi digital inovatif, dari talenta muda Indonesia.
Program ketiga menyasar digitalisasi sektor agrikultur, khususnya industri sapi perah, yang digarap bersama International Labour Organization (ILO) dan Asosiasi Fintech Indonesia.
Inisiatif ini bertujuan, mendorong inklusi teknologi keuangan hingga sektor riil pedesaan.
Yang keempat adalah peluncuran buletin perdana “Beyond Infinity” dengan fokus utama pada isu keamanan siber.
Publikasi ini akan menjadi media edukasi dan diseminasi informasi terkini, di sektor keuangan digital.
Seluruh program ini menunjukkan komitmen OJK, dalam mendorong pengembangan inovasi, yang tidak hanya relevan secara teknologi, tetapi juga berdampak nyata terhadap sektor ekonomi prioritas nasional.












