Lompat ke konten utama

Info Kejadian Makassar

Pangdam XIV/Hasanuddin Dorong Optimalisasi Penyerapan Gabah dan Beras di Sulsel

INKAM, MAKASSAR – Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, menghadiri pertemuan Optimalisasi Penyerapan Pengadaan Gabah dan Beras Dalam Negeri Tahun 2025, yang digelar oleh Bulog Wilayah Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini berlangsung di Baruga Lappo Ase, Kantor Bulog, Jl. A.P. Pettarani, Makassar, pada Senin (10/3/2025).

Dalam forum tersebut, Mayjen TNI Windiyatno mengikuti pertemuan secara virtual, bersama Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.I.P.

Acara ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai wilayah di Indonesia, guna membahas strategi optimalisasi penyerapan hasil panen petani, untuk memperkuat stok pangan nasional.

Mayjen TNI Windiyatno menekankan pentingnya komitmen bersama, dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Ia menyoroti tren penurunan stok beras di beberapa negara, yang dapat menjadi ancaman serius jika tidak diantisipasi dengan baik.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, untuk bersinergi dalam memastikan ketersediaan pangan yang stabil bagi masyarakat.

Pertemuan ini menegaskan keseriusan pemerintah, dalam meningkatkan efektivitas penyerapan hasil panen petani.

Dengan langkah strategis yang tepat, diharapkan pasokan beras nasional tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang periode panen raya.

Optimalisasi penyerapan gabah dan beras diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas harga, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi petani.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, ketahanan pangan nasional dapat terus diperkuat sebagai fondasi kesejahteraan bangsa.

Baca Juga  Pangdam XIV/Hasanuddin Hadiri Buka Puasa Bersama Safari Ramadhan Danpuspomad
CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah