INKAM, MAKASSAR – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mencatat sejarah baru, dengan keberhasilan 18 dosennya lulus Ujian Kompetensi (Ukom), kenaikan jabatan ke Guru Besar.
Capaian ini menjadi rekor pencapaian akademik terbesar dalam sejarah kampus tersebut, sekaligus mempertegas komitmen UIN Alauddin dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menyampaikan rasa bangga terhadap para dosen, yang telah mencapai puncak tertinggi dalam karier akademik mereka.
Ia menyebutkan, keberhasilan ini merupakan simbol kemajuan akademik yang luar biasa, dan hasil dari kerja keras seluruh civitas akademika.
“Selamat kepada teman-teman yang lulus Ukom. Dengan jumlah 18 orang, ini adalah rekor pertama kalinya UIN Alauddin Makassar mencetak angka sebesar ini, dalam sejarah ujian kompetensi Guru Besar. Semoga ini menjadi inspirasi bagi dosen lainnya untuk segera menyusul,” ujar Prof. Hamdan, Senin (20/1/2025).
Prof. Hamdan menjelaskan, pencapaian ini mencerminkan dua aspek penting: pertama, integratif, yang menunjukkan kerja sama seluruh elemen kampus; kedua, instrumental, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kampus, sebagai institusi pendidikan tinggi terdepan.
Saat ini, hampir seluruh dosen UIN Alauddin Makassar dengan jabatan Lektor Kepala, telah berhasil meraih gelar Guru Besar.
Prof. Hamdan mengungkapkan, hanya empat dosen yang masih menjabat sebagai Lektor Kepala, sementara lainnya telah mencapai puncak karier akademik.
“Jika sebuah universitas ingin maju, indikatornya adalah kiprah guru besar secara kuantitatif maupun kualitatif,” tambah Prof. Hamdan.
Berikut adalah 18 dosen yang berhasil lulus Ukom Guru Besar beserta bidang kepakarannya:
1. Dr. H. Andi Aderus, Lc., M.A. – Teologi Washatiyyah
2. Dr. Abdullah, S.Ag., M.Ag. – Pemikiran Islam dan Teologi Sosial
3. Dr. Muljono Damopolii, M.Ag. – Pemikiran Pendidikan Islam
4. Dr. Darmawati H., S.Ag., M.HI. – Fikih Keluarga
5. Dr. Tasmin, M.Ag. – Fiqhul Hadis
6. Dr. H. Muhammad Saleh Ridwan, M.Ag. – Hukum Perkawinan Islam
7. Dr. Darsul Puyu, M.Ag. – Living Sunnah
8. Dr. Fatmawati, S.Ag., M.Ag. – Fiqih Siyasah
9. Dr. H. M. Thahir Maloko, M.HI. – Hukum Perkawinan Islam dan Fikih Munakahat
10. Dr. H. La Ode Ismail Ahmad, S.Ag., M.Th.I. – Sosiologi Hadis
11. Dr. H. Munawir K., S.Ag., M.Ag. – Pendidikan Akhlaq
12. Dr. Hj. Rahmatiah HL., M.Pd. – Ilmu Hukum Pidana Islam dan Fikih Jinayah
13. Dr. Muhammad Yahya, M.Ag. – Kritik Sanad
14. Dr. Nurhidayat Muhammad Said, M.Ag. – Ilmu Dakwah
15. Dr. Tasbih, M.Ag. – Ma’anil Hadis
16. Dr. Hj. Syamzan Syukur, M.Ag. – Historiografi Islam
17. Dr. Amiruddin K., M.E.I. – Manajemen Syariah
18. Dr. H. Muh. Ilham, M.Pd. – Sejarah Kebudayaan Islam
Bukti Komitmen UIN Alauddin
Pencapaian ini memperkuat posisi UIN Alauddin Makassar, sebagai institusi pendidikan tinggi, yang berkomitmen pada pengembangan ilmu pengetahuan dan kualitas sumber daya manusia.
“Program ini menunjukkan, UIN Alauddin Makassar siap menjawab tantangan global, dengan terus mencetak guru besar, yang mampu memberikan kontribusi besar pada dunia pendidikan,” pungkas Prof. Hamdan.















