INKAM, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mengukuhkan empat guru besar baru, melalui Rapat Paripurna Senat Akademik yang digelar di Ruang Senat Akademik, Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Selasa (24/12/2024).
Keempat guru besar, berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Ilmu Budaya (FIB).
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Ketua, Sekretaris, dan Anggota Senat Akademik, Dewan Guru Besar, tamu undangan, serta keluarga besar para guru besar yang dilantik.
Prosesi juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube Senat Akademik Unhas.
Guru besar yang dikukuhkan dari FEB adalah Prof. Mursalim Nohong (Ilmu Manajemen Keuangan), Prof. Dr. Abd. Rahman R. (Ilmu Ekonomi Regional), dan Prof. Dr. Maat Pono (Ilmu Manajemen Operasional). Dari FIB, Prof. Nasmilah dikukuhkan sebagai guru besar di bidang Ilmu Pengajaran Bahasa Inggris.
Dalam sambutannya, Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, menyampaikan bahwa pengukuhan ini mencerminkan komitmen Unhas, untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
“Pengukuhan guru besar adalah pengakuan atas pencapaian akademik tertinggi, dan tanggung jawab besar untuk berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat. Ini langkah strategis menuju visi Unhas sebagai universitas kelas dunia,” ujarnya.
Keempat guru besar, juga menyampaikan pidato ilmiah sebagai bagian dari prosesi.
Prof. Mursalim mengangkat tema “Green Financial Management,” yang menyoroti pentingnya keberlanjutan lingkungan dalam pengambilan keputusan keuangan.
Prof. Abd. Rahman membahas strategi pertumbuhan ekonomi regional dengan pendekatan integrasi, sementara Prof. Maat menyoroti transformasi operasional UKM di era digital.
Dari FIB, Prof. Nasmilah membahas tantangan pedagogi Bahasa Inggris di Indonesia, dan upaya meningkatkan penguasaan bahasa asing ini melalui kebijakan strategis.
Acara ini tidak hanya menjadi momentum penting dalam peningkatan kualitas akademik Unhas, tetapi juga menegaskan peran strategis universitas, dalam menghadapi tantangan global melalui riset, pendidikan dan pengabdian masyarakat.












