INKAM, JAKARTA – Dalam kunjungan edukasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) mendorong generasi muda, untuk mulai berinvestasi dengan bijak.
Edukasi ini diberikan kepada jurnalis Makassar yang turut serta dalam kegiatan, di mana mereka dibekali materi terkait pengelolaan keuangan dan langkah-langkah investasi.
Kepala Unit Pengelolaan Wilayah 3 IDX, Kemas M. Rumaiyar, memberikan pemaparan tentang cara mengatur keuangan secara efektif.
“Langkah pertama adalah menghentikan pemborosan, dengan membedakan kebutuhan dan keinginan. Selain itu, pengeluaran harus dijaga, agar tidak naik seiring kenaikan penghasilan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menghindari utang konsumtif, serta mulai berinvestasi untuk menghadapi inflasi dan mempersiapkan masa depan.
“Investasi dapat dimulai dengan menyesuaikan anggaran, melakukan self-assessment, dan menentukan tujuan keuangan,” tambahnya.
Para peserta juga diberikan pemahaman tentang risiko investasi.
“Saat membeli saham, investor harus siap menerima risiko, termasuk kemungkinan perusahaan yang dibeli sahamnya mengalami kerugian atau bangkrut,” kata Kemas.
Dalam pemaparannya, Kemas memperkenalkan berbagai produk pasar modal seperti saham, reksadana, Exchange Traded Fund (ETF), obligasi, dan sukuk.
Ia juga menyoroti 20 perusahaan bursa terbesar di Indonesia, yang memiliki market kapitalisasi mencapai Rp7.752 triliun, termasuk Bank Central Asia Tbk dan Telkom Indonesia Tbk.












