MAKASSAR, INKAM — Astra Motor Journalist Competition, bukan sekadar ajang kompetisi menulis bagi insan media. Kompetisi tahunan yang digelar Astra Motor Sulawesi Selatan ini, juga menjadi ruang bagi jurnalis untuk terus mengasah kemampuan menulis, khususnya dalam mengangkat isu otomotif roda dua, dengan pendekatan yang menarik dan dekat dengan pembaca.
Sejumlah mantan juara pun membagikan pengalaman dan tips mereka, dalam memenangkan kompetisi tersebut. Salah satunya datang dari jurnalis Ujungpandang Ekspress, H. Abdul Jabbar, yang berhasil meraih juara pertama pada tahun 2015.
Menurut Abdul Jabbar, tidak ada formula khusus dalam menulis untuk mengikuti Astra Motor Journalist Competition.
Ia menilai, yang terpenting adalah tetap menulis dengan gaya yang natural, dan mengikuti ketentuan lomba yang telah ditetapkan panitia.
“Tidak ada tips khusus, mengalir saja menulis seperti biasa sehari-hari. Ikut syarat dan ketentuan panitia pihak Astra. Kalau soal kegiatan, tinggal ditulismi saja,” ujarnya.
Ia juga menilai kompetisi tersebut membawa dampak positif bagi kalangan media, karena menjadi bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik, sekaligus sarana meningkatkan kemampuan menulis di bidang otomotif, khususnya sepeda motor Honda.
Hal senada disampaikan mantan jurnalis Koran Sindo Makassar, yang kini bekerja di PT Vale Indonesia, Suwarni Dammar. Ia mengatakan, memahami tema yang diusung, menjadi langkah awal untuk menghasilkan tulisan yang menarik perhatian dewan juri.
Menurut Suwarni, angle human interest menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam menyusun karya jurnalistik untuk kompetisi tersebut.
Dengan pendekatan itu, tulisan tidak hanya berfokus pada perusahaan atau produk, tetapi juga manfaat nyata yang dirasakan pengguna.
“Biasanya saya melihat tema apa yang diusung, kemudian mencari angle yang menarik, utamanya human interest. Jadi menulis tidak hanya menguntungkan perusahaan, tapi juga pengguna dapat manfaat atas menggunakan produknya,” katanya.
Ia mencontohkan, pengalaman pengguna sepeda motor Honda saat menjelajahi destinasi wisata, bisa menjadi cerita menarik yang dekat dengan kehidupan pembaca.
Selain menggambarkan kualitas kendaraan, tulisan juga mampu menghadirkan sisi emosional dan pengalaman berkendara yang menyenangkan.
“Naik motor sambil berwisata, dapat healing-nya, dapat juga feeling berkendaranya. Apalagi Honda sudah sangat terkenal kualitas produknya, makanya banyak yang pakai,” tambahnya.
Melalui Astra Motor Journalist Competition, Astra Motor Sulsel terus mendorong lahirnya karya jurnalistik kreatif, informatif, dan inspiratif.
Kompetisi ini juga menjadi wadah mempererat hubungan dengan insan media, sekaligus meningkatkan literasi otomotif di tengah masyarakat.












