INKAM, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), mendukung penuh Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Program ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, melalui peningkatan pendapatan industri terkait dan penciptaan lapangan kerja baru.
Kepala OJK Sulselbar, Darwisman, mengungkapkan, pembangunan kawasan perumahan, akan memberikan dampak positif pada berbagai sektor industri, seperti semen, besi, pasir, batu bata, cat rumah, genteng, dan kayu.
“Banyak industri akan memanfaatkan program ini untuk meningkatkan usahanya. Dampaknya akan terasa dari hulu ke hilir,” ujarnya, dalam acara Jurnalis Update OJK Sulselbar, di Grand Hyatt Jakarta (1/12/2024).
Selain mendukung pertumbuhan industri, program ini juga akan membuka peluang besar untuk tenaga kerja.
Darwisman menegaskan, pengurangan angka pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, menjadi salah satu efek langsung dari program ini.
Lebih lanjut, program ini direncanakan akan membangun 1 juta unit rumah di wilayah perkotaan dan 2 juta unit di pedesaan.
Menurut Darwisman, Sulawesi Selatan memiliki potensi besar untuk mendukung keberhasilan program ini, mengingat ketersediaan lahan yang masih luas.
Namun, ia juga menyoroti beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti kebutuhan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah, yang masih kecil dan mekanisme pembiayaan yang harus diperkuat untuk menghindari risiko kredit macet.
“Kita perlu kerja keras dan sinergi antar-pemangku kepentingan, untuk memastikan program ini berjalan optimal,” tegasnya.















