MAKASSAR, INKAM – Upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Sulawesi Selatan, terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI.
Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Ayi Lesmana, S.E., menghadiri penyerahan bantuan Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2026, di Centre Point of Indonesia (CPI), Kota Makassar, Senin (6/7/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan menjadi bagian dari upaya pemerintah, dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.
Bantuan dari Kementerian Pertanian yang disalurkan kepada masyarakat meliputi, bibit perkebunan, bibit tanaman pangan, serta alat dan mesin pertanian (alsintan).
Berbagai bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas produksi petani, meningkatkan hasil pertanian, serta mempercepat pembangunan sektor pertanian, sebagai salah satu penopang perekonomian Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Ayi Lesmana turut menyerahkan bibit perkebunan secara simbolis, kepada perwakilan penerima bantuan.
Penyerahan bantuan itu sekaligus menjadi bentuk dukungan Kodam XIV/Hasanuddin terhadap program pemerintah, dalam memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan.
Kehadiran Kasdam XIV/Hasanuddin dalam kegiatan tersebut, juga menegaskan komitmen jajaran Kodam XIV/Hasanuddin, untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
Kolaborasi lintas sektor, dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan berbagai program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan, dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui penyaluran bantuan bibit dan alsintan tersebut, masyarakat penerima diharapkan dapat memanfaatkannya secara optimal, untuk meningkatkan produktivitas dan hasil pertanian.
Program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan petani, memperkuat perekonomian daerah, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan.











