Info Kejadian Makassar

Fakultas Pertanian Unibos Gandeng Semen Bosowa dan Desa Mitra, Perkuat Pertanian Berkelanjutan di Maros

MAROS, INKAM — Fakultas Pertanian Universitas Bosowa kembali mempertegas langkah transformasinya, dalam membangun pertanian berbasis kolaborasi, melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Semen Bosowa serta dua desa mitra, yakni Desa Baruga dan Desa Tukamasea, Kabupaten Maros, pada Jumat (15/5/2026).

Kolaborasi trioparti ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik, industri, dan masyarakat desa, untuk mendorong pengembangan sektor pertanian yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Agenda kerja sama tersebut turut melibatkan berbagai elemen strategis Fakultas Pertanian Universitas Bosowa, mulai dari para ketua program studi, kepala laboratorium, hingga himpunan mahasiswa dari lima program studi di lingkup Fakultas Pertanian.

Dari pihak industri dan masyarakat, hadir pula jajaran tim Semen Bosowa melalui divisi SSEC dan Community Development, serta pemerintah desa bersama kelompok tani dari Desa Baruga dan Desa Tukamasea.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Head of SSEC Semen Bosowa, Nur Alang, yang menilai kolaborasi ini sebagai langkah progresif, dalam membangun hubungan yang saling memberikan manfaat, antara dunia pendidikan, industri, dan masyarakat.

“Kegiatan ini sangat positif dan memberikan dampak yang sangat besar bagi semua pihak yang terkait. Kami melihat kolaborasi seperti ini, mampu menghadirkan inovasi sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat secara nyata,” ujarnya.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa, Amirudin, Dr. Amirudin, S.P., M.P., menyampaikan, kerja sama ini bukan hanya sekadar penandatanganan administratif, melainkan bentuk nyata komitmen Fakultas Pertanian Unibos, dalam menghadirkan pendidikan yang terhubung langsung dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan sektor industri.

Baca Juga  Muktamar PERSPEBSI 2025, Momentum Unhas Perkuat Jejaring Akademik dan Layanan Bedah Saraf

Ia menegaskan, mahasiswa dan dosen harus hadir sebagai bagian dari solusi di tengah tantangan pertanian modern, termasuk dalam aspek pemberdayaan petani, penguatan inovasi, hingga pengembangan potensi desa berbasis sumber daya lokal.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berlangsung secara terus-menerus, dalam jangka panjang sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pengembangan sektor pertanian. Kolaborasi ini juga menjadi ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa, agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa bersama Kepala Desa Baruga, Kepala Desa Tukamasea, serta lima ketua program studi di lingkup Fakultas Pertanian, yang nantinya akan terlibat dalam berbagai program kolaboratif, mulai dari pengabdian masyarakat, pemberdayaan petani, riset terapan, hingga pengembangan inovasi pertanian berbasis desa.

Melalui kerja sama ini, Fakultas Pertanian Universitas Bosowa memperlihatkan komitmennya dalam membangun model pendidikan pertanian yang lebih kontekstual, kolaboratif, dan berdampak luas.

Sinergi bersama Semen Bosowa dan desa mitra, diharapkan mampu melahirkan program-program berkelanjutan, yang tidak hanya meningkatkan kualitas akademik mahasiswa, tetapi juga memperkuat ketahanan dan kemandirian sektor pertanian masyarakat di Sulawesi Selatan.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO