JAKARTA, INKAM — Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, kembali mengguncang pasar kendaraan elektrifikasi nasional, dengan menghadirkan BYD M6 DM, MPV keluarga modern yang mengusung teknologi Dual Mode (DM) 5.0 pertama di Indonesia.
Model terbaru ini resmi diperkenalkan di Jakarta, dan kini sudah dapat dipesan melalui seluruh jaringan dealer Haka Auto di Indonesia.
Kehadiran BYD M6 DM menjadi langkah baru, dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi di Tanah Air. Mobil ini menggabungkan sistem kendaraan listrik dan plug-in hybrid dalam satu teknologi canggih, yang diklaim mampu menghadirkan efisiensi tinggi, tanpa mengorbankan kenyamanan maupun performa berkendara.
Sales Support Manager PT Bumi Hijau Motor, Bayu Marfiadi, mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap BYD M6 DM cukup besar, karena menawarkan solusi mobilitas modern yang realistis bagi konsumen Indonesia.
Menurutnya, teknologi Dual Mode 5.0 menghadirkan pengalaman berkendara khas kendaraan listrik, namun tetap praktis digunakan untuk perjalanan jauh tanpa kekhawatiran soal pengisian daya baterai.
“Teknologi Dual Mode 5.0 memberikan efisiensi luar biasa, pengalaman berkendara khas kendaraan listrik, namun tetap praktis untuk penggunaan jarak jauh, tanpa kekhawatiran soal charging. Ini menjadi solusi baru bagi keluarga modern Indonesia,” ujar Bayu.
BYD M6 DM hadir dengan filosofi “DM GASS”, singkatan dari Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit. Filosofi tersebut merepresentasikan karakter utama kendaraan, yang dirancang untuk kebutuhan mobilitas masyarakat modern, baik di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh.
Teknologi Dual Mode sendiri telah dikembangkan BYD sejak 2008, dan kini memasuki generasi kelima atau DM 5.0.
Berbeda dengan hybrid konvensional yang masih mengandalkan mesin bensin sebagai penggerak utama, sistem DM mengusung pendekatan electric-first, di mana motor listrik menjadi sumber tenaga utama kendaraan.
Mesin bensin pada BYD M6 DM lebih berfungsi sebagai pendukung, untuk menghasilkan energi listrik maupun membantu performa pada kondisi tertentu, terutama saat melaju di kecepatan tinggi.
Pendekatan ini membuat pengalaman berkendara terasa lebih halus, responsif, dan senyap dengan konsumsi energi yang lebih efisien.
BYD M6 DM juga menjadi kendaraan pertama di Indonesia, yang menggunakan sistem plug-in hybrid berbasis teknologi Dual Mode, dengan klaim efisiensi bahan bakar mencapai 65 kilometer per liter.
Bahkan, angka tersebut disebut mampu melampaui efisiensi sebagian motor skutik konvensional, dalam penggunaan tertentu.
Secara teknis, mobil ini mengandalkan mesin bensin 1,5 liter yang dipadukan dengan motor listrik EHS 5.0. Dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar penuh, kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak gabungan hingga sekitar 1.800 kilometer.
BYD M6 DM menawarkan tiga mode berkendara utama, yakni EV Mode, HEV Series, dan HEV Parallel. Pada EV Mode, kendaraan bergerak sepenuhnya menggunakan tenaga listrik tanpa konsumsi bensin.
Ketika daya baterai menurun, sistem otomatis beralih ke HEV Series, untuk mengisi ulang daya baterai, sedangkan mode HEV Parallel, memungkinkan mesin dan motor listrik bekerja bersamaan demi menghasilkan performa optimal.
Selain menghadirkan teknologi DM yang fokus pada efisiensi, BYD juga memperkenalkan pengembangan lain seperti DM-p untuk performa tinggi, serta DMO yang dirancang untuk kebutuhan off-road dan medan berat.
Kehadiran BYD M6 DM diprediksi menjadi game changer di segmen MPV keluarga Indonesia. Kombinasi efisiensi tinggi, kenyamanan kendaraan listrik, fleksibilitas plug-in hybrid, serta daya jelajah panjang dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern, yang menginginkan kendaraan praktis sekaligus ekonomis.
Saat ini, konsumen yang tertarik sudah dapat melakukan pemesanan di seluruh jaringan dealer Haka Auto di Indonesia, dengan pengiriman unit gelombang pertama dijadwalkan mulai Juni 2026.












