Info Kejadian Makassar

Groundbreaking MaRI Dimulai, Kalla Bangun Kawasan Mixed-Use Modern, Target Rampung 2028

MAKASSAR, INKAM — Pengembangan kawasan mixed-use Mal Ratu Indah resmi memasuki babak baru, setelah seremoni groundbreaking digelar di area eks Hotel Sahid, Selasa (28/4/2026).

Proyek strategis ini menandai dimulainya tahap pertama transformasi MaRI, menjadi kawasan terpadu yang menggabungkan fungsi komersial, hunian, hingga ruang gaya hidup modern di pusat Kota Makassar.

Pengembangan tersebut digagas oleh Kalla Land & Property, sebagai bagian dari langkah jangka panjang memperkuat sektor properti, sekaligus menghadirkan wajah baru kawasan urban di Indonesia Timur.

Chief Executive Officer KALLA, Solihin Jusuf Kalla mengatakan, proyek ini merupakan langkah strategis perusahaan, untuk memastikan Mal Ratu Indah tetap relevan di tengah perubahan kebutuhan masyarakat.

“Pengembangan ini merupakan langkah yang luar biasa bagi kami, sekaligus menjadi kelanjutan dari Mal Ratu Indah yang kini telah beranjak sangat dewasa. Kami ingin memastikan MaRI terus tumbuh, beradaptasi, dan tetap relevan sebagai destinasi utama masyarakat,” ujarnya.

Seremoni groundbreaking turut dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, yang menyampaikan dukungannya terhadap proyek tersebut.

Menurutnya, pembangunan kawasan baru ini diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja.

“Pembangunan ini tentu akan memberikan dampak positif, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja. Kami berharap perluasan MaRI dapat memenuhi kebutuhan gaya hidup dan belanja masyarakat di kota yang semakin dinamis,” kata Munafri.

Baca Juga  Andi Nataziah: I’tikaf Ramadan, Momen Refleksi dan Kedamaian di Tengah Kesibukan

Tahap pertama pembangunan difokuskan pada perluasan area gedung parkir, yang berada di lokasi existing. Sementara tahap kedua akan diarahkan pada ekspansi area pusat perbelanjaan, dengan konsep ritel dan gaya hidup yang lebih modern serta terintegrasi.

Tak hanya pusat perbelanjaan, proyek mixed-use ini juga menghadirkan apartemen setinggi 10 lantai hunian dan sembilan lantai parkir khusus penghuni.

Kawasan tersebut juga akan dilengkapi ballroom di area rooftop parkir, dengan kapasitas hunian mencapai 230 unit apartemen.

Kalla menyebut proyek ini telah dipersiapkan secara matang selama kurang lebih dua tahun, mulai dari perencanaan arsitektur, kajian teknis hingga pembongkaran eks Hotel Sahid sebagai bagian dari penataan kawasan.

Secara keseluruhan, pengembangan kawasan mixed-use MaRI ditargetkan rampung pada 2028, dan diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, yang memperkuat posisi Makassar sebagai pusat aktivitas ekonomi di kawasan Indonesia Timur.

Selain fokus pada ekspansi bisnis, Mal Ratu Indah juga menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan.

Hal itu dibuktikan dengan raihan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), serta sertifikasi bangunan hijau Greenship Existing Building peringkat Gold.

Manajemen berharap, pengembangan ini menjadi awal transformasi besar MaRI sebagai destinasi mixed-use modern, yang menghadirkan pusat belanja, hunian, ruang interaksi masyarakat, sekaligus kawasan ramah lingkungan di Kota Makassar.

WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO