Info Kejadian Makassar

Program MBG dan Literasi Keuangan Syariah Didorong di Pesantren, Fokus pada SDM dan Kesejahteraan

KEDIRI, INKAM — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan literasi keuangan syariah, menjadi fokus utama dalam penguatan ekosistem pesantren, yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan FEBIS dan SAKINAH yang berlangsung di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, menjadi wadah integrasi, antara peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan ekonomi berbasis syariah.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, menyampaikan, program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap peningkatan kualitas generasi masa depan.

“Program ini menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, hingga santri. Bahkan sejak dalam kandungan, kualitas generasi bangsa harus dipastikan melalui asupan gizi yang baik,” ujarnya.

Menurutnya, program ini juga memberikan efek berganda terhadap perekonomian, karena melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah dalam rantai pasok.

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, turut menegaskan, pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi unggul, baik secara intelektual, fisik, maupun spiritual.

Ia menilai, integrasi antara program gizi dan literasi keuangan, menjadi langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Sementara itu, melalui program SAKINAH, OJK memberikan edukasi kepada ratusan santri terkait pengelolaan keuangan, pengenalan produk keuangan syariah, hingga kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal.

Baca Juga  Dorong Digitalisasi dan Keamanan Siber, BI dan OJK Perkuat Kerja Sama Strategis

Santri juga didorong untuk memahami, pentingnya keseimbangan antara kesehatan fisik dan pengelolaan keuangan, sebagai bagian dari perencanaan masa depan.

Selain edukasi, kegiatan ini juga menghadirkan sesi business matching antara pelaku usaha dan lembaga jasa keuangan syariah, guna membuka akses pembiayaan yang lebih luas.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pula peresmian fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta simbolisasi pembukaan akses keuangan syariah di lingkungan pesantren.

Sinergi antara sektor keuangan syariah dan ekonomi riil, ini diharapkan mampu mendorong penguatan ekosistem pesantren yang berdaya saing dan berkelanjutan.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO