Info Kejadian Makassar

OJK Setujui Penggabungan BPR di Jawa Tengah, Perkuat Industri dan Pembiayaan UMKM

SEMARANG, INKAM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong konsolidasi Bank Perekonomian Rakyat (BPR), sebagai strategi memperkuat industri perbankan yang lebih sehat, efisien, dan berdaya saing.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan, adalah menyetujui penggabungan PT BPR Artha Mlatiindah ke dalam PT BPR Artha Mertoyudan.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya penguatan struktur permodalan dan kelembagaan BPR, agar mampu menghadapi dinamika usaha, serta meningkatkan kontribusi terhadap pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM.

Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, menegaskan, konsolidasi BPR merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan industri, serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Dengan struktur permodalan yang lebih kuat dan kapasitas kelembagaan yang lebih baik, BPR diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan, serta mendukung pembiayaan UMKM dan perekonomian daerah,” ujarnya.

OJK telah memberikan persetujuan resmi atas penggabungan tersebut melalui Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-25/D.03/2026 tertanggal 13 Maret 2026.

Penggabungan ini juga merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023, tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Dokumen persetujuan telah diserahkan kepada masing-masing BPR di Kantor OJK Daerah Istimewa Yogyakarta pada 26 Maret 2026, dan di Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah pada 1 April 2026.

Melalui penggabungan ini, PT BPR Artha Mertoyudan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jaringan layanan, serta memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

Baca Juga  Momentum Ramadan, Kasdam XIV/Hasanuddin Perkuat Sinergi Bersama Stakeholder di Kantor BI Sulsel

Selain itu, OJK memastikan akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap proses integrasi pasca penggabungan, guna menjamin seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah ini juga menegaskan komitmen OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, sekaligus meningkatkan perlindungan konsumen di tengah proses transformasi industri BPR.

Ke depan, OJK berharap konsolidasi BPR dapat menciptakan industri yang semakin kuat dan kompetitif, sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO