MAKASSAR, INKAM — Sosok birokrat inovatif asal Makassar, Muhammad Roem, kembali mencuri perhatian internasional, setelah dinobatkan sebagai penerima Emerging Leader Award dalam ajang Australian Alumni Awards – South Sulawesi.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Australian Alumni Gala Dinner 2026 di Makassar, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Roem dalam membangun kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam pengembangan pariwisata dan hubungan internasional, antara Makassar dan Australia.
Muhammad Roem dikenal sebagai figur yang mendorong transformasi birokrasi, menjadi lebih kolaboratif.
Dalam perjalanannya, ia tidak hanya menempatkan pemerintah sebagai pengambil kebijakan, tetapi juga sebagai fasilitator yang membuka ruang kerja sama dengan pelaku industri dan masyarakat.
Selama menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Makassar periode 2021–2025, Roem aktif membangun konektivitas global melalui sektor pariwisata.
Ia memanfaatkan jejaring internasional, termasuk alumni Australia Awards, untuk memperkuat posisi Makassar sebagai pintu gerbang Indonesia Timur.
Pendekatan kolaboratif tersebut membuahkan hasil, salah satunya melalui pengembangan desa wisata berbasis masyarakat, seperti Kampung Wisata Lakkang yang berhasil menembus daftar 75 desa wisata terbaik nasional.
Tak hanya itu, Roem juga mendorong integrasi sektor industri dalam perencanaan promosi pariwisata, sehingga kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi daerah.
Dalam menghadapi pandemi COVID-19, Roem menunjukkan kepemimpinan adaptif, dengan mendorong konsep community-based tourism serta tren wellness tourism, guna menjaga sektor pariwisata tetap bergerak di tengah keterbatasan.
Ia juga menyoroti pentingnya hubungan historis antara Makassar dan Australia, yang telah terjalin selama ratusan tahun, sebagai fondasi kuat untuk memperluas kerja sama di bidang budaya, ekonomi, dan pendidikan.
Kini, sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Roem terus memperkuat transformasi digital, dengan memanfaatkan jaringan global, termasuk dukungan dari ASEAN Australia Smart Cities Trust Fund.
Menurutnya, kunci keberhasilan pembangunan terletak pada kolaborasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia pun mendorong generasi muda untuk aktif berkontribusi di lingkungan masing-masing, sebagai bekal untuk membawa perubahan yang lebih luas.












