MAKASSAR, INKAM — PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Grup, kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang perpajakan.
Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di sektor Marine, Equipment, Port Services, Dredging, dan Shipyard (MEPS) ini kembali menerima penghargaan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Wilayah Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbartra) atas capaian Pajak Tahun 2025 perusahaan.
Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori “Wajib Pajak yang Dinilai Berkontribusi Baik Terhadap Penerimaan dan Kepatuhan Perpajakan Tahun 2025”.
Apresiasi ini menjadi penegasan atas konsistensi SPJM, dalam menjalankan kewajiban perpajakan secara tertib dan berkelanjutan.
Sebelumnya, SPJM telah meraih penghargaan serupa selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada 2022, 2023, dan 2024.
Pada periode tersebut, SPJM dinilai berkontribusi signifikan terhadap pembayaran PPh dan PPN, mendukung pencapaian 100 persen penerimaan pajak, hingga masuk dalam kategori wajib pajak dengan kontribusi terbaik di lingkungan Kanwil DJP Sulselbartra.
Penghargaan tahun ini diserahkan langsung kepada Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SPJM, Choirul Anwar, oleh Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Makassar Utara, Budi Harjanto, pada 25 Februari 2026.
Choirul Anwar menegaskan bahwa pajak merupakan bentuk nyata tanggung jawab korporasi kepada negara.
“Pajak bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional. Dana pajak menjadi fondasi pembiayaan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, serta pengembangan sektor strategis lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, komitmen kepatuhan perpajakan menjadi bagian dari tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
Sebagai bagian dari BUMN Pelindo yang memiliki peran sebagai Agent of Development, SPJM terus berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, melalui dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN), pembangunan infrastruktur, energi, dan konektivitas maritim.
Capaian empat tahun berturut-turut ini sekaligus memperkuat posisi SPJM, sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada kinerja bisnis, tetapi juga pada kontribusi terhadap penerimaan negara dan keberlanjutan pembangunan.















