MAKASSAR, INKAM – Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, kembali turun menyapa konstituennya, dalam agenda reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penyerapan aspirasi warga di daerah pemilihannya, yang meliputi Kecamatan Manggala dan Panakkukang.
Legislator dari Partai NasDem itu mengunjungi tiga titik sekaligus, yakni Jalan Romang Tangayya Dalam Kelurahan Manggala, Jalan Inspeksi PAM Baruga Kelurahan Antang, serta Jalan Daeng Moha Lasuloro Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan beragam persoalan, mulai dari infrastruktur lingkungan, penerangan jalan, bantuan masjid, pengadaan CCTV, hingga sertifikasi aset milik Pemkot Makassar.
“Di beberapa tempat itu berbeda-beda variabel, terkait dengan apa yang menjadi keluhannya,” ujar Supra, sapaan akrabnya.
Dari sejumlah aspirasi yang diterima, Supratman memberi perhatian khusus pada persoalan sertifikasi aset, terutama lahan sekolah milik pemerintah kota.
Menurutnya, lemahnya pengelolaan aset berpotensi menghambat pembangunan karena tanpa sertifikat, sekolah sulit mengakses Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.
“Karena mesti harus ada, karena katanya tidak bisa dapat DAU atau DAK kalau dia tidak punya sertifikat alas haknya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan, aset tanpa sertifikat rawan diserobot pihak lain. Karena itu, Pemkot Makassar diminta segera menyusun langkah sistematis dan terukur, untuk mempercepat proses pensertifikatan lahan-lahan sekolah.
“Sehingga ini sangat penting untuk disampaikan ke Pemerintah Kota, supaya sesegera mungkin untuk mengatur step-by-step, terkait dengan pensertifikatan lahan-lahan sekolah kita,” tambahnya.
Selain isu pembangunan, Supratman turut menyoroti potensi meningkatnya kenakalan remaja menjelang Ramadan.
Ia mengimbau para orang tua, agar lebih aktif mengawasi anak-anaknya, terutama di malam hari, guna mencegah aksi tawuran maupun tindak kriminal, yang kerap melibatkan remaja di bawah umur.
“Ini menjelang Ramadan, biasanya tawuran-tawuran terkait dengan anak-anak itu, apalagi di bawah umur, biasa rawan. Sehingga ini yang saya sampaikan kepada seluruh orang tua-orang tua yang hadir untuk bisa menjaga anaknya,” tutupnya.
Kehadiran Ketua DPRD Makassar tersebut disambut antusias warga. Reses menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus memastikan berbagai persoalan di tingkat kelurahan, dapat segera ditindaklanjuti melalui OPD terkait di lingkup Pemkot Makassar.












