Info Kejadian Makassar

Angkat Budaya Bugis-Makassar, Kadis Pariwisata: Film Uang Passolo Perkuat Citra Kota Makassar

MAKASSAR, INKAM – Pemerintah Kota Makassar menilai, film Uang Passolo memiliki peran strategis sebagai media city branding, dalam memperkenalkan identitas, budaya, dan kreativitas Kota Makassar ke tingkat nasional melalui industri perfilman.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, saat menghadiri Gala Premiere Uang Passolo di Bioskop XXI Panakkukang, Makassar, Senin (5/1/2026).

Menurutnya, film menjadi medium efektif untuk membangun citra kota secara naratif dan emosional, kepada publik luas.

“Pemerintah kota sangat mengapresiasi, karena ini karya anak Makassar. Itu yang pertama,” ujarnya.

Ia menilai, kehadiran Uang Passolo menunjukkan kemampuan sineas lokal membaca peluang industri film nasional, sekaligus menjadikan Makassar sebagai pusat cerita. Genre drama komedi yang tengah diminati penonton dipilih, tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.

“Kami melihat anak Makassar mampu melihat peluang. Saat ini genre film yang diminati adalah drama komedi, dan itu diambil kesempatannya oleh anak-anak Makassar,” lanjutnya.

Lebih dari sekadar hiburan, film ini dinilai berhasil menempatkan budaya Bugis-Makassar sebagai kekuatan utama cerita. Nilai adat, tradisi pernikahan, serta realitas sosial masyarakat lokal dihadirkan, sebagai bagian dari narasi yang membentuk citra Makassar di mata penonton nasional.

“Mereka mengangkat budaya Makassar itu sendiri. Ini bagian yang sangat baik untuk memperkenalkan budaya Makassar, melalui medium film kepada khalayaknya,” jelas Achmad Hendra.

Baca Juga  Telkomsel Perkenalkan Dashboard Analisa Wisatawan untuk Dukung Pariwisata Indonesia

Ia berharap, Uang Passolo dapat menembus pasar nasional dan bersaing dengan film-film populer lainnya, sehingga secara tidak langsung membawa nama Makassar sebagai kota kreatif, dengan kekayaan budaya yang hidup dan relevan.

“Mudah-mudahan film ini bisa menasional, sehingga bisa ikut bersaing dengan film bergenre drama komedi, yang saat ini memang sedang tren,” ungkapnya.

Dalam konteks city branding, Achmad Hendra menegaskan, dukungan Pemerintah Kota Makassar tidak hanya bersifat simbolik. Dukungan diberikan sejak tahap produksi hingga promosi, sebagai bagian dari strategi memperkuat citra kota melalui sektor ekonomi kreatif.

“Dukungan kita penuh, mulai dari sisi produksinya sampai pada promosi. Termasuk kehadiran kita semua di sini, beberapa OPD terkait seperti Dispar, Budaya, dan Kominfo. Artinya pemerintah kota ikut mempromosikan,” tegasnya.

Gala premiere Uang Passolo turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, jajaran OPD, insan perfilman, para pemain, kru produksi, serta konten kreator lokal.

Kehadiran lintas sektor ini, mencerminkan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku kreatif, dalam membangun citra Makassar.

Film Uang Passolo digarap oleh sutradara Andi Burhamzah bersama produser Adhy Basto, dengan melibatkan aktor dan kru lokal serta aktor nasional. Seluruh proses syuting dilakukan di Desa Parintunan, Kabupaten Pangkep, yang turut memperkuat visual dan atmosfer lokal dalam film.

Dengan mengangkat kisah masyarakat, budaya, dan nilai lokal, Uang Passolo dinilai menjadi representasi Makassar sebagai kota yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga kaya cerita, kreativitas, dan identitas budaya yang siap diperkenalkan ke panggung nasional.

Baca Juga  GMTD Kumpulkan 120 Kilogram Sampah pada Aksi Bersuh Pantai Akkarena
WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO