MAKASSAR, INKAM — Jagat media sosial tengah diramaikan dengan kemunculan lagu berjudul Tak Diberi Tulang Lagi, yang disebut-sebut sebagai karya Kuburan Band.
Lagu tersebut viral lantaran dianggap menyindir Slank, yang baru saja merilis single Republik Fufufafa, bernuansa kritik sosial dan politik.
Narasi yang berkembang di berbagai platform media sosial menyebut Tak Diberi Tulang Lagi sebagai bentuk “hukuman” Kuburan Band terhadap Slank.
Dugaan itu menguat, setelah beredar video berlatar para personel Kuburan Band yang melakukan pantomim, seolah-olah merupakan video musik resmi lagu tersebut.
Isu ini pun memantik reaksi beragam dari warganet. Sebagian mempertanyakan motif di balik narasi konflik antarmusisi, mulai dari dugaan pencarian popularitas hingga kekecewaan atas masuknya unsur politik ke dalam ranah musik.
Dalam salah satu unggahan, seorang warganet menulis spekulasi mengenai kemungkinan adanya gerakan “silent majority”, maupun rasa kecewa terhadap musisi yang dianggap mencampurkan politik, ke dalam ruang yang selama ini dianggap sakral. Unggahan tersebut ikut menyulut perdebatan di kolom komentar.
Di tengah riuh spekulasi, vokalis Kuburan Band Resa Rizkyan akhirnya buka suara. Melalui kolom komentar di akun Instagram pribadinya, Resa menegaskan bahwa Tak Diberi Tulang Lagi bukanlah karya Kuburan Band, dan tidak dibuat oleh dirinya maupun personel Kuburan.
Resa justru mengarahkan publik untuk mendukung karya resmi terbaru Kuburan Band, yang berjudul Ajeng.
Ia menegaskan, lagu viral yang dikaitkan dengan Kuburan tersebut, merupakan hasil buatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
“Boleh bantu viralkan lagu baru Kuburan yang berjudul Ajeng, bukan lagu yang viral di TikTok yang hoaks karena itu lagu AI,” tulis Resa, Sabtu (3/1/2026).
Klarifikasi tersebut sekaligus memutus spekulasi, mengenai adanya konflik terbuka antara Kuburan Band dan Slank.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Slank, terkait lagu viral yang ramai diperbincangkan warganet tersebut.












