MAKASSAR, INKAM – Penguatan jejaring internasional kembali ditunjukkan, melalui penjajakan kerja sama antara Universitas Bosowa dan Kolej Antarabangsa Mighty Skills (KAMS) Malaysia, yang digelar pada Rabu (24/12/2025).
Pertemuan berlangsung di ruang rapat lantai 9 Gedung I Universitas Bosowa, dan menjadi langkah strategis dalam pengembangan pendidikan vokasi, teknologi, serta peningkatan kompetensi global sivitas akademika.
Penjajakan kerja sama ini dihadiri langsung oleh CEO KAMS Malaysia, Dr. Hj. Helminiry Had b. Hj. Sabtu, bersama dua staf pendamping.
Dari pihak Universitas Bosowa, hadir Wakil Rektor I Dr. Sutia Budi, S.Pi., M.Si., Kepala International Office Dr. Muliati, S.Pd., M.Hum., M.Ed., Dekan Fakultas Teknik Dr. H. Nasrullah, S.T., M.T., serta Direktur Politeknik Bosowa Dr. Ir. Ahmad Yauri Yunus, S.T., M.T.
Kehadiran pimpinan Fakultas Teknik dan Politeknik Bosowa, menegaskan keselarasan fokus kerja sama dengan karakter KAMS sebagai institusi, yang menitikberatkan pada bidang teknik dan vokasi.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah peluang kolaborasi konkret, di antaranya program short course berdurasi satu hingga dua pekan bagi mahasiswa tingkat akhir, program penguatan kompetensi teknologi informasi, seperti cybersecurity dan artificial intelligence, yang dirancang secara hybrid, serta program magang internasional bagi mahasiswa dan staf Universitas Bosowa di lingkungan KAMS Malaysia.
Selain itu, kerja sama juga mencakup skema training the trainer bagi staf Unibos, yang nantinya akan mentransfer pengetahuan dan pengalaman internasional tersebut kepada mahasiswa, setelah kembali ke kampus.
CEO KAMS Malaysia, Dr. Hj. Helminiry Had b. Hj. Sabtu, menyampaikan, kolaborasi ini memiliki potensi besar dalam membangun sumber daya manusia unggul di kawasan Asia Tenggara.
“Kami melihat Universitas Bosowa sebagai mitra strategis, yang memiliki komitmen kuat dalam pengembangan pendidikan teknik dan vokasi. Program short course, IT, hingga magang lintas negara ini kami rancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dan perspektif global, yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Bosowa, Dr. Sutia Budi, S.Pi., M.Si., menegaskan, penjajakan ini sejalan dengan arah pengembangan Unibos, dalam memperluas pengalaman internasional mahasiswa dan staf.
“Kerja sama dengan KAMS Malaysia, membuka ruang pembelajaran yang lebih aplikatif dan berorientasi global. Kami mendorong mahasiswa dan dosen untuk tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi, industri, dan tuntutan dunia kerja internasional,” ungkapnya.
Penjajakan kerja sama ini, diharapkan menjadi fondasi menuju penandatanganan kesepakatan resmi, yang mencakup pertukaran mahasiswa dan staf, pengembangan kapasitas dosen, serta penguatan program vokasi dan teknologi berbasis kebutuhan global.
Melalui kolaborasi ini, Universitas Bosowa semakin menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang terbuka, progresif, dan aktif membangun kemitraan internasional, demi mencetak lulusan berdaya saing global.












