MAKASSAR, INKAM – Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas), terus memperkuat komitmen peningkatan kualitas layanan akademik, melalui pembangunan Zona Integritas.
Upaya tersebut diwujudkan, dengan menyelenggarakan Workshop Peningkatan Layanan Akademik melalui Pembangunan Zona Integritas.
Kegiatan ini berlangsung di Unhas Hotel & Convention, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Sabtu hingga Minggu (13–14/12/2025), dan diikuti oleh 31 tenaga kependidikan Fakultas Pertanian Unhas.
Workshop menghadirkan Ishaq Rahman, S.IP., M.Si, Koordinator Tim Penilai PTN Pembangunan Zona Integritas Unhas, sebagai narasumber utama.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis fakultas, dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan mutu layanan akademik secara berkelanjutan.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian Unhas, Dr. Nurfaida, S.P., M.Si, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan akademik, melalui penerapan prinsip pelayanan prima yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan pengguna layanan.
“Penerima layanan kami sangat beragam, mulai dari dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, mitra, hingga masyarakat umum. Karena itu, perubahan pola pikir dan budaya pelayanan menjadi kunci utama,” ujar Nurfaida.
Ia menegaskan, pembangunan Zona Integritas harus dimulai dari internalisasi budaya pelayanan prima, dengan menempatkan sivitas akademika sebagai subjek utama layanan, sehingga seluruh proses akademik dapat berjalan efektif, efisien, dan berintegritas.
Dalam pemaparannya, Ishaq Rahman menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas, tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen administrasi, tetapi oleh perubahan nyata dalam perilaku dan praktik pelayanan sehari-hari.
Menurutnya, monitoring dan evaluasi berkelanjutan menjadi instrumen penting untuk memastikan konsistensi perubahan.
Perbandingan kondisi sebelum dan sesudah penerapan Zona Integritas, dinilai mampu membantu institusi menilai efektivitas kebijakan, serta menentukan strategi perbaikan yang tepat sasaran.
“Komitmen pimpinan sangat menentukan. Pimpinan harus menjadi pemimpin perubahan sekaligus teladan, dalam penerapan nilai integritas dan pelayanan prima,” tegas Ishaq.
Melalui workshop ini, Fakultas Pertanian Unhas berharap dapat memperkuat sinergi antara pimpinan dan tenaga kependidikan dalam mewujudkan layanan akademik yang berkualitas, berintegritas, serta berorientasi pada kepuasan sivitas akademika, sejalan dengan agenda reformasi birokrasi di lingkungan perguruan tinggi.















