Info Kejadian Makassar

SPJM Catat Kinerja Cemerlang, hingga Oktober 2025 Trafik Kapal Melonjak 132 persen

MAKASSAR, INKAM – Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM) mencatat kinerja gemilang, sepanjang Januari hingga Oktober 2025.

Perusahaan berhasil membukukan pendapatan usaha Rp6,79 triliun, didorong peningkatan trafik kapal, optimalisasi layanan operasional, serta modernisasi peralatan pelabuhan.

Capaian itu disampaikan Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum SPJM, Rachmat Prayogi, dalam acara “Dinner with Media Makassar” di atas Kapal Phinisi On Board, Anjungan Pantai Losari, Selasa (18/11/2025) malam.

Mengelola 51 unit layanan jasa maritim di 72 lokasi seluruh Indonesia, SPJM terus memperkuat layanan di sejumlah sektor strategis.

“Semua lini bisnis mengalami pertumbuhan, termasuk layanan docking, pengerukan, dan waste management yang kini dikelola lebih ketat sesuai regulasi,” ujar Rachmat.

Kinerja trafik kapal menunjukkan peningkatan signifikan. Sepanjang 10 bulan terakhir, SPJM mencatat 331.333 call atau tumbuh 132,82 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Total Gross Tonnage (GT) kapal dilayani mencapai 1,25 miliar GT atau naik 119,20 persen YoY. Sementara itu, jasa pemanduan naik 105,55 persen dan penundaan kapal meningkat 106,73 persen YoY.

General Manager Pelabuhan Makassar, Iwan Syarifuddin, menyebut, peningkatan kinerja tak lepas dari ketersediaan fasilitas operasional, yang kini mencapai availability 90,90 persen.

“Kualitas layanan terus kami jaga, termasuk penerapan standar waste management dan kesiapan peralatan di lapangan,” jelasnya.

SPJM juga melakukan konversi sejumlah Rubber Tyred Gantry (RTG) berbahan bakar diesel menjadi RTG listrik, untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi.

Baca Juga  SPJM Sambut Kedatangan Cruise Crystal Serenity di Makassar

Manajer Operasional Peti Kemas, Teguh Firdaus, menuturkan, langkah ini memberi dampak signifikan, terhadap kelancaran arus barang dan produktivitas terminal.

Penguatan layanan turut didukung PT Intan Sejahtera Utama, anak perusahaan yang memperluas layanan keagenan ABK dan penempatan awak kapal ke berbagai negara.

Di sisi lain, dua klaster utama SPJM—Cluster Marine dan Cluster Equipment—mencatat kontribusi besar terhadap pertumbuhan perusahaan.

Cluster Marine memegang peran dalam pemanduan, penundaan, hingga layanan crewing, dengan dukungan lebih dari 190 unit kapal tunda dan kapal pandu.

Sementara itu, Cluster Equipment bertanggung jawab pada pemeliharaan ratusan unit alat berat penting pelabuhan, seperti 93 unit Container Crane (CC), 233 RTG, 101 Reach Stacker, serta lebih dari 600 Head Truck dan Terminal Tractor.

Dari sisi keuangan, SPJM mampu menjaga stabilitas. Hingga Oktober 2025, beban usaha tercatat Rp6,135 triliun dengan laba usaha mencapai Rp633,95 miliar.

Aset perusahaan berada pada nilai Rp7,724 triliun, menjadi fondasi penguatan investasi armada dan peralatan pendukung.

SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar, menegaskan, seluruh pencapaian merupakan bagian dari visi perusahaan untuk menghadirkan standar layanan maritim yang efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing internasional.

“Momentum pemulihan pelayaran harus terus dijaga. Peningkatan trafik dan produktivitas menjadi bukti layanan kami semakin dipercaya,” tegasnya.

Dengan laju pertumbuhan yang terus meningkat, SPJM optimistis dapat menutup 2025, dengan performa lebih kuat melalui modernisasi layanan, efisiensi energi, serta penguatan jaringan operasional di seluruh pelabuhan strategis Indonesia.

Baca Juga  Di Pinrang, Pj Gubernur Sulsel Kunjungi Bangsal Pasca Panen, Tebar Benih Ikan dan Inseminasi Buatan
WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO