Info Kejadian Makassar

IAS Dukung Film Badik: Angkat Budaya Bugis-Makassar ke Layar Lebar

MAKASSAR, INKAM – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (DPD PAPPRI) Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menyatakan dukungan penuh terhadap perkembangan industri perfilman Tanah Air, khususnya karya yang mengangkat nilai budaya daerah.

Hal ini disampaikan IAS, saat menerima kunjungan kru film Badik di ruang kerjanya di Makassar, Senin (13/10/2025).

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dengan dihadiri executive produser, sutradara, talent, serta sejumlah crew dari Pandawalima dan Indora Global Film, yang memproduksi film tersebut.

Film Badik sendiri akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 30 Oktober 2025. Mengangkat senjata tradisional khas Bugis-Makassar sebagai simbol kehormatan dan jati diri, film ini menyajikan kisah aksi misteri, dengan latar budaya Sulawesi Selatan yang kuat.

“Saya sangat mengapresiasi karya anak bangsa seperti film Badik ini. Selain menghibur, film ini juga membawa pesan kuat tentang budaya, kehormatan, dan nilai kekeluargaan masyarakat Bugis-Makassar. Ini bentuk pelestarian budaya melalui media yang digemari generasi muda,” ujar IAS.

Film besutan sutradara Dicky R. Maland ini ditulis oleh Fajar Umbara dan Syawal Sihombing, menghadirkan cerita perjuangan seorang kakak bernama Badik (Wahyudi Beksi), yang berusaha mengungkap kematian adiknya akibat tragedi ospek di kampus.

Ia dibantu Nur (Prisia Nasution) untuk menguak tabir misteri. Film ini juga dibintangi Donny Alamsyah, Mike Lucock, Aulia Yayan, Putri Aminda, Anggun Rustiar, Fandy Fight, dan Devries Brigel.

Baca Juga  OJK: Industri Keuangan Non-Bank di Sulawesi Selatan Catatkan Pertumbuhan Stabil

IAS menegaskan, dukungan terhadap karya film lokal sangat penting untuk memperkuat identitas bangsa.

“Film seperti Badik menunjukkan budaya daerah, bisa menjadi sumber inspirasi luar biasa. Pemerintah dan masyarakat harus mendukung, agar generasi muda tidak melupakan akar budayanya,” tambahnya.

Dengan sinematografi yang kuat, alur cerita berlapis, serta pesan kearifan lokal, Badik diharapkan mampu menjadi kebanggaan perfilman Sulawesi Selatan dan Indonesia.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO