MAKASSAR, INKAM – Adzana Ashel, salah satu pemeran utama film Pencarian Terakhir, berbagi pengalaman berkesan selama proses syuting film horor misteri pendakian gunung tersebut.
Saat menghadiri nonton bareng (nobar) di Studio 21 Panakkukang Makassar, Rabu (10/9/2025), Ashel mengungkapkan, meski filmnya penuh ketegangan dan misteri, suasana di balik layar justru menyenangkan.
“Kalau di film memang tegang dan penuh misteri, tapi di belakang layar kita justru having fun banget. Kita enjoy, happy, karena satu sama lain cocok, energinya sama, se-frekuensi juga. Jadi setiap cut atau break shooting, kita ngumpul dan ketawa-ketawa. Syutingnya hampir setiap hari seru walaupun ini film misteri,” ujar Ashel.
Ashel juga menceritakan tantangan syuting di alam terbuka yang penuh risiko, mulai dari medan pegunungan hingga aturan menjaga perilaku.
“Kita diwanti-wanti untuk menjaga kata-kata dan perilaku, karena setting-nya di alam. Jadi kita anggap seperti bertamu, harus ada tata krama yang dijaga. Alhamdulillah aman dan lancar,” tambahnya.
Tak hanya soal teknis, bagi Ashel, film Pencarian Terakhir punya makna emosional. Ia mengatakan film ini didedikasikan bagi jiwa-jiwa yang hilang di gunung dan mereka yang tanpa pamrih mencarinya.
“Film ini mengangkat tentang keluarga, persahabatan, saling menjaga, dan cinta alam. Pesannya, kalau kita cinta alam, kita juga harus menjaga alam dan satu sama lain,” jelasnya.
Adzana Ashel memerankan tokoh Drupadi, gadis 17 tahun yang diam-diam mendaki Gunung Sarangan bersama teman-temannya.
Gunung ini adalah tempat ibunya hilang tujuh tahun silam, menyisakan trauma mendalam bagi keluarganya.
Cerita yang penuh misteri dan keangkeran itu, mempertemukan Drupadi dengan rahasia-rahasia gelap di balik Gunung Sarangan.
Dengan pengalaman baru mendaki gunung untuk peran ini, Ashel merasa film tersebut memberinya tantangan, sekaligus kesempatan mengenal alam lebih dekat.
“Ini sesuatu yang baru buat kami, bukan anak gunung banget, jadi pengalaman syuting sekaligus belajar banyak hal tentang mendaki dan menghormati alam,” pungkasnya.












