JAKARTA, INKAM – Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih, dengan mengganti lima menteri, termasuk Menteri Keuangan dan Menko Politik–Keamanan, serta membentuk Kementerian Haji dan Umrah.
Pengumuman dilakukan melalui jumpa pers oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dan pelantikan digelar di Istana Negara pada sore hari ini .
Menteri yang Diganti:
• Menko Polkam: Budi Gunawan dicopot .
• Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) .
• Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Abdul Kadir Karding diganti oleh Mukhtarudin .
• Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi digantikan oleh Ferry Juliantono .
• Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo diganti, namun penggantinya belum diumumkan secara spesifik .
Formasi Menteri Baru (Pelantikan Sore Ini):
• Menteri Keuangan: Purbaya Yudhi Sadewa .
• Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Mukhtarudin .
• Menteri Koperasi: Ferry Juliantono .
• Menteri Haji dan Umrah: Mochamad Irfan Yusuf .
• Wakil Menteri Haji dan Umrah: Dahnil Anzar Simanjuntak .
Pergantian ini dilakukan sebagai respons terhadap gelombang protes nasional, menyusul pemberian tunjangan rumah yang dinilai berlebihan kepada anggota DPR, yang memicu kemarahan publik terhadap ketidakadilan ekonomi.
Protes tersebut menewaskan beberapa orang, dan menyebabkan kerusakan properti, termasuk penjarahan rumah Sri Mulyani.
Indeks saham utama Jakarta turun sebesar 1,3%, sementara nilai tukar rupiah relatif stabil setelah sempat menguat, menjelang pelantikan.
Sementara itu, Menkeu baru Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme tinggi, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8%, melalui sinergi sektor swasta dan pemerintah.
Meski demikian, pakar ekonomi menyuarakan kekhawatiran atas potensi pelonggaran disiplin fiskal pasca-resuffle, dan kemungkinan tekanan lebih besar terhadap Bank Indonesia.












