TOWUTI, INKAM – Tiga belas hari pascakejadian kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, Luwu Timur, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus menunjukkan komitmen penuh, untuk memulihkan lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Sejak hari pertama, tim tanggap darurat PT Vale bersama kontraktor dan ratusan warga, turun langsung melakukan penyisiran aliran sungai terdampak.
Pembersihan dilakukan di Desa Lioka, Langkea Raya, Baruga, Wawondula, Matompi, hingga Timampu. Setiap hari pukul 07.00–15.00 WITA, pekerjaan berlanjut 24 jam, untuk memastikan tidak ada sisa minyak yang tertinggal.
Langkah cepat PT Vale diakui warga. Aroyos, warga Dusun Molindowe, Desa Lioka, yang pertama kali menemukan kebocoran, mengapresiasi upaya tersebut.
“Sawah saya terdampak, ternak juga. Tapi respon PT Vale sangat cepat, langsung sigap dari hari pertama, melibatkan kontraktor dan masyarakat, mati-matian menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.
Upaya pemulihan Towuti tidak berhenti di pembersihan awal. PT Vale menyusun kerangka pemulihan jangka pendek, menengah, dan panjang, berdasarkan rekomendasi tim ahli independen dan arahan dari Pemda Luwu Timur.
“Komitmen kami adalah memastikan keselamatan warga dan pemulihan lingkungan melalui koordinasi intensif, kolaborasi, dan keterbukaan. Kami akan terus hadir sampai Towuti benar-benar pulih,” tegas Endra Kusuma, Head of External Relations PT Vale Indonesia Tbk.












