KONAWE, INKAM – Kalla Beton resmi memulai operasional batching plant terbarunya di Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.
Kehadiran fasilitas ini, ditandai dengan penandatanganan kerja sama strategis bersama PT SAC Nusantara, untuk penyediaan beton siap pakai (readymix) serta produk precast U-Ditch dan L-Shape pada Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi (D.I) Wawotobi Tahap II, dengan total kontrak mencapai Rp9 miliar.
Pembangunan batching plant ini, menjadi bagian dari strategi ekspansi Kalla Beton, untuk memperluas jaringan layanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Tenggara, khususnya kawasan industri dan proyek strategis nasional.
“Kami sangat antusias dapat memulai operasional di Konawe. Lokasi ini memiliki potensi besar dalam pengembangan industri dan infrastruktur. Bersama PT SAC Nusantara, kami siap mendukung kelancaran berbagai proyek dengan suplai beton berkualitas tinggi, baik dari sisi mutu maupun kuantitas,” ujar Anshar, GM Ready Mix Kalla Beton.
Batching plant terbaru ini memiliki kapasitas produksi hingga 30 m³ per jam, dilengkapi armada truck mixer dan tenaga kerja berpengalaman. Kehadirannya diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Sementara itu, PT SAC Nusantara dikenal sebagai perusahaan nasional yang berpengalaman dalam bidang reklamasi, konstruksi sipil, dan pembangunan infrastruktur.
Melalui kolaborasi ini, kedua perusahaan optimistis memberikan nilai tambah, dalam pembangunan berkelanjutan di Konawe dan sekitarnya.
“Kehadiran kami di Konawe bukan hanya sebagai penyedia material, tetapi juga mitra pembangunan daerah. Kami berkomitmen tumbuh bersama masyarakat dan pemerintah setempat,” ungkap Syatir, Sales & Marketing Ready Mix Manager Kalla Beton.
Sebelumnya, Kalla Beton telah hadir di kota-kota besar Indonesia Timur seperti Palu, Gorontalo, Kendari, dan Kolaka.
Ekspansi ke Konawe, memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia beton berkualitas, untuk proyek infrastruktur skala besar maupun menengah di kawasan strategis nasional.












