BONE, INKAM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) meresmikan Desa Bacu, Kabupaten Bone, sebagai Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) pertama di Bone, Kamis (21/8/2025).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen OJK, untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan hingga ke wilayah pedesaan.
Sejak program EKI diluncurkan pada 2023, sudah ada delapan Desa EKI terbentuk di Sulsel. Desa Bacu menjadi desa terbaru, yang digagas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Bone.
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin melalui Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Amiruddin Muhidu, menegaskan bahwa program ini membutuhkan sinergi multipihak.
“EKI bukan hanya program jangka pendek, tetapi gerakan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan desa. Peran pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, akademisi, komunitas, hingga masyarakat sendiri adalah kunci agar program ini berkelanjutan,” jelas Amiruddin.
Asisten II Bidang Perekonomian Bone, Drs. Andi Gunadil Ukra, MM, yang mewakili Bupati Bone, menilai program EKI selaras dengan visi daerah, dalam memperkuat ekonomi masyarakat dari lapisan terbawah.
Dengan hadirnya EKI, Desa Bacu diharapkan mampu menjadi contoh pemberdayaan desa, melalui pemanfaatan layanan keuangan formal, untuk mengurangi kesenjangan dan mempercepat pemerataan ekonomi.












