Info Kejadian Makassar

QRIS TAP Resmi Hadir di Makassar, Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional

MAKASSAR, INKAM — Bank Indonesia (BI) kembali mempertegas komitmennya, dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran nasional.

Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan secara resmi meluncurkan fitur terbaru dari Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yakni QRIS TAP, di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, pada Minggu (29/6/2025),

Fitur QRIS TAP memungkinkan transaksi nirsentuh (contactless) menggunakan teknologi Near Field Communication (NFC), yang tertanam pada smartphone.

Dengan hanya mendekatkan perangkat ke terminal pembayaran, pengguna dapat menyelesaikan transaksi dalam waktu hanya 0,3 hingga 2 detik, jauh lebih cepat dibandingkan kartu elektronik konvensional yang membutuhkan waktu 4–5 detik.

Peresmian ini dilakukan langsung Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Turut hadir perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Sulsel, penyedia jasa pembayaran (PJP), operator transportasi, pengelola parkir, dan pelaku usaha retail.

Sulawesi Selatan menjadi provinsi pertama di luar Jakarta, yang mengimplementasikan QRIS TAP secara menyeluruh.

Sebagai bagian dari sosialisasi, para undangan diajak untuk mencoba langsung penggunaan QRIS TAP di sejumlah titik strategis: mulai dari halte Teman Bus Mamminasata, parkir RS Siloam Makassar, Pantai Bosowa, Pelabuhan Pelindo Dan parkir Trans Studio Mall (TSM) Makassar, hingga beberapa merchant dalam area mal tersebut.

Aktivitas ini dilakukan dengan moda transportasi bus Mamminasata, menegaskan kesiapan infrastruktur yang mendukung sistem pembayaran berbasis QRIS TAP.

Baca Juga  MWA Unhas Setujui Prodi Magister Kriminologi pada Sekolah Pascasarjana

Dalam sambutannya, Rizki memaparkan capaian QRIS secara nasional, yang telah mencatat pertumbuhan signifikan.

Per Mei 2025, jumlah pengguna QRIS mencapai 56,8 juta, dengan 38,6 juta merchant yang tergabung.

Volume transaksi meningkat 161%, dan nilai transaksi tumbuh 138%, menandakan adaptasi yang luas terhadap sistem pembayaran digital.

Untuk wilayah Sulawesi Selatan sendiri, BI mencatat angka 1,25 juta pengguna (peringkat ke-9 nasional) dan 1,2 juta merchant (peringkat ke-7 nasional).

Sepanjang 2025, telah terjadi 50,4 juta transaksi, tumbuh 112% dari sisi volume, dan 96% dari sisi nilai transaksi.

Menariknya, sekitar 33,4% pengguna berasal dari kalangan UMKM, memperlihatkan bahwa digitalisasi ini bersifat inklusif, dan menyasar sektor produktif akar rumput.

Lebih jauh, QRIS kini telah berkembang menjadi sistem multi-fungsi, dengan fitur-fitur seperti QRIS MPM (Merchant Presented Mode), QRIS CPM (Customer Presented Mode), QRIS TTM (Tanpa Tatap Muka), serta QRIS Tuntas yang mencakup tarik tunai, transfer, dan setor tunai.

Bahkan QRIS kini bisa digunakan di Thailand, Malaysia, dan Singapura, dan sedang dijajaki untuk digunakan di Jepang dan Tiongkok.

Ekosistem QRIS TAP didukung oleh 9 bank nasional, seperti BCA, BNI, BRI, Mandiri, Mega, Permata, CIMB Niaga, Bank Nobu, dan Bank Sinarmas.

Tak kalah penting, 5 PJP non-bank seperti Dana, Gopay, ShopeePay, dan Netzme, juga berperan aktif dalam membangun ekosistem digital ini, memperluas jangkauan hingga ke lapisan masyarakat yang lebih luas, termasuk sektor transportasi dan ritel digital.

Baca Juga  Akali Minimnya Asupan Sayur Anak Lewat Cooking Class

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut antusias implementasi QRIS TAP, dan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah mulai mengedepankan sistem pembayaran cashless, dalam pengelolaan BUMD dan retribusi publik.

“Kami ingin menghindari praktik-praktik penyimpangan dengan meminimalisir transaksi tunai di PD Pasar, PD Parkir, PDAM, hingga terminal. Sistem digital ini akan memperkuat integritas tata kelola pemerintahan,” ujar Munafri.

Ia juga berharap, Makassar dapat menjadi kota percontohan digitalisasi keuangan di kawasan timur Indonesia.

Dengan sistem yang transparan, akuntabel, dan terintegrasi, seluruh roda pemerintahan akan terbantu dalam mengelola pendapatan daerah secara efisien.

Munafri mengakhiri sambutannya, dengan harapan agar Makassar menjadi kota yang adaptif terhadap transformasi digital, dan masyarakatnya semakin melek terhadap teknologi finansial.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO