JAKARTA, INKAM – PT Pegadaian kembali menunjukkan kepemimpinannya, dalam inovasi layanan keuangan, dengan menghadirkan fitur baru Setor Fisik Emas.
Melalui fitur ini, masyarakat kini bisa mengubah emas batangan yang dimiliki, menjadi saldo Tabungan Emas, yang lebih mudah dikelola dan aman karena terintegrasi secara digital.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menegaskan, layanan ini merupakan bagian dari upaya Pegadaian, memperkuat ekosistem Bank Emas nasional.
“Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi menyimpan emas di rumah. Emas fisik bisa langsung dikonversi menjadi saldo yang terdata dan aman,” ujarnya, saat uji coba langsung layanan tersebut di Pegadaian Cabang Salemba.
Setor Fisik Emas dapat dilakukan, dengan membawa emas batangan bermerek tertentu (Galeri 24, Antam, UBS, atau Lotus Archi) ke outlet Pegadaian, yang telah melayani fitur ini.
Emas yang disetorkan akan melalui proses verifikasi, sebelum dikonversi menjadi saldo tabungan dengan berat setara.
Layanan ini berlaku untuk emas dengan berat minimal 0,5 gram, dan maksimal 1 kilogram.
Layanan ini baru tersedia di 13 outlet, sebagian besar berada di Jabodetabek dan satu di Balikpapan.
Namun, pihak Pegadaian memastikan bahwa ke depan layanan ini akan diperluas ke seluruh wilayah, termasuk Kawasan Indonesia Timur.
“Kami sedang dalam tahap persiapan, agar nasabah di Makassar dan sekitarnya bisa segera menikmati layanan ini,” ungkap Ngadenan, Pemimpin Wilayah Pegadaian Makassar.
Inovasi ini menegaskan komitmen Pegadaian, dalam memberikan layanan finansial modern, terpercaya, dan sesuai kebutuhan zaman.
Selain mempermudah penyimpanan emas, fitur ini juga diharapkan memperkuat sistem keuangan digital nasional.















