MAKASSAR, INKAM – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali mencatatkan tonggak penting dalam sejarah akademiknya, melalui pelaksanaan Wisuda ke-85, yang digelar di Balai Sidang Muktamar, Kampus Unismuh, Sabtu (21/6/2025).
Sebanyak 1.376 lulusan resmi dikukuhkan, menandai kontribusi berkelanjutan Unismuh, dalam mencetak sumber daya manusia unggul di tingkat nasional dan global.
Acara wisuda ini tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga momentum refleksi capaian institusi.
Rektor Unismuh Makassar menyampaikan, kampus terus memperkuat reputasi internasionalnya lewat kolaborasi akademik, prestasi riset, dan peningkatan kontribusi global lulusan.
Lulusan Wisuda ke-85, berasal dari berbagai jenjang dan program studi di delapan fakultas dan pascasarjana.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menjadi penyumbang lulusan terbanyak, dengan 350 orang, disusul Fakultas Agama Islam (FAI) sebanyak 268 orang, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan 267 orang.
Adapun dari jenjang pendidikan, dominasi lulusan berasal dari program Sarjana (S1) sebanyak 1.267 orang, Magister (S2) 69 orang, Profesi Dokter 27 orang, serta masing-masing 7 lulusan dari jenjang Diploma (D3) dan Doktor (S3).
Menariknya, 1.042 orang dari total lulusan meraih predikat cum laude, dengan IPK rata-rata mencapai 3,64.
Dalam kesempatan ini, Unismuh juga menetapkan delapan wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas dan pascasarjana, yang diumumkan langsung oleh Wakil Rektor I, Prof Andi Sukri Syamsuri.
Tiga nama di antaranya, dipilih sebagai Wisudawan Berprestasi Tingkat Universitas.
Mahasiswi Program Studi PGSD FKIP, Hilmy Hafidah dari Kabupaten Takalar, meraih peringkat pertama dengan IPK 3,99 dan nilai rata-rata 95,663.
Disusul Hasmayanti, mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP asal Bone, sebagai peringkat kedua dengan IPK 3,92.
Posisi ketiga diraih Roslinda dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah FAI asal Enrekang, dengan IPK 3,99.
Wisudawan terbaik lainnya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Rizka Awwaliyah Tajuddin (Bima) dari FKIK, Muh. Anwar (Wajo) dari FEB, Awaluddin Dapubeang (Lembata) dari Fakultas Teknik, Erwin Arfah (Takalar) dari Fakultas Pertanian, dan Patahuddin (Bone) dari Program Doktor Pascasarjana, yang mencetak IPK sempurna 4,00.
Khusus bagi delapan wisudawan terbaik, pemilihan dilakukan berdasarkan capaian akademik, masa studi, serta aktivitas sosial dan organisasi.
Selain itu, indikator penting seperti pemahaman nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, juga menjadi penilaian utama dalam proses seleksi.
Dengan jumlah lulusan yang terus meningkat dan capaian akademik yang membanggakan, Unismuh Makassar semakin meneguhkan perannya, sebagai perguruan tinggi unggul berbasis nilai-nilai Islam, yang turut berkontribusi membangun masa depan Indonesia melalui dunia pendidikan.












