INKAM, MAKASSAR – Para bintang dan sutradara film Perang Kota menyambangi Makassar, dalam rangkaian promosi film yang berlangsung meriah di XXI Panakkukang, Kamis (1/5/2025).
Ariel Tatum, Chicco Jerikho, dan sutradara Mouly Surya, hadir langsung dalam acara nonton bareng dan meet & greet, yang diselingi dengan berbagai permainan interaktif bersama penonton.
Kedatangan mereka disambut antusias oleh warga Makassar. Ariel Tatum mengaku senang melihat sambutan hangat dari penonton.
“Senang banget warga Makassar terima dengan baik,” katanya.
“Makassar selalu istimewa. Salah satu kota dengan penonton film Indonesia terbanyak. Terima kasih apresiasinya,” Chicco Jerikho menambahkan.
Film Perang Kota sendiri merupakan adaptasi dari novel legendaris “Jalan Tak Ada Ujung” karya Mochtar Lubis.
Disutradarai oleh Mouly Surya—pemenang dua Piala Citra—film ini menyuguhkan kisah cinta, pengkhianatan, dan perjuangan dalam latar Jakarta yang bergolak pada tahun 1946, saat kota tersebut kembali diinvasi oleh Belanda.
Chicco Jerikho memerankan karakter Isa, seorang pria flamboyan, yang menyimpan pergolakan batin dalam rumah tangganya.
“Isa dalam versi film jauh lebih kompleks. Ia punya luka batin, harus menghadapi impotensi, tapi tetap berjuang di medan gerilya, mempertahankan kemerdekaan,” ujarnya.
Sementara Ariel Tatum memainkan peran Fatimah, istri Isa, yang dalam versi film digambarkan lebih kuat dan berdaya.
Keduanya juga menanggapi, soal adegan intim yang muncul dalam film.
Mereka menyebut, adegan tersebut dilakukan dengan sangat profesional, melalui bimbingan dari intimacy coach dan acting coach.
“Adegan itu seperti adegan lain, ada koreografinya, setting, dan workshop-nya. Kami merasa nyaman dan aman menjalaninya,” ungkap Ariel.
Selama empat bulan, para pemain terlibat dalam workshop intensif, mencakup pelatihan dialek, aksi, alat musik, dan membangun karakter.
“Ada dialek Minang, Belanda, juga workshop biola, piano, dan adegan aksi. Semua dijalani agar kami benar-benar siap,” tambah Chicco.
Proses syuting sendiri berlangsung selama 33 hari, di sejumlah kota di Jawa.
Film Perang Kota tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia, mulai 30 April 2025.
Mouly Surya berharap, film ini bukan hanya menghibur, tetapi juga menyentuh hati penonton, dan mendorong ketertarikan pada karya sastra klasik Indonesia.















