Info Kejadian Makassar

Yayasan Hadji Kalla Perkuat Program Sosial dan Keagamaan di Ramadan 2025

INKAM, MAKASSAR – Yayasan Hadji Kalla terus menunjukkan komitmennya, dalam menjalankan berbagai program sosial dan keagamaan, terutama selama bulan Ramadan.

Dalam acara buka puasa bersama jurnalis di Saoraja Ballroom, Wisma Kalla, Makassar, Kamis (20/3/2025), lembaga ini memaparkan sejumlah program yang telah berjalan, dan rencana kegiatan ke depan.

Direktur Eksekutif Yayasan Hadji Kalla, Mohammad Zuhair, menyampaikan, berbagai program Ramadan telah berjalan dengan baik, dan akan berlanjut setelah Idulfitri.

Salah satu fokus utama adalah program Islamic Care, yang pada tahun 2025 memiliki delapan program utama.

Program ini mencakup berbagai aspek, termasuk pendidikan Islam, sosial, dan dakwah, dengan jangkauan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, serta beberapa daerah di Jakarta dan Sumatera Barat.

Program Manager Islamic Care, Salman Febriansyah, menjelaskan, tahun ini program tersebut menargetkan 119.110 penerima manfaat.

Selain itu, juga menyasar 202 masjid, 30 pesantren, serta memproduksi lima video dakwah.

“Kami ingin memastikan, manfaat dari program ini dapat dirasakan oleh masyarakat luas, terutama di daerah dengan tingkat kesejahteraan yang masih rendah,” ujarnya.

Salah satu program unggulan selama Ramadan adalah Berbagi Iftar, yang menyediakan paket buka puasa bagi masyarakat di wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem tinggi.

Tahun ini, program ini menyasar 112 masjid di daerah miskin ekstrem, dengan target penerima manfaat sebanyak 32.500 orang.

Baca Juga  Bagikan 32.500 Paket Iftar Selama Ramadan, LAZ Hadji Kalla Fokus Sasar Wilayah Kemiskinan Ekstrem

Selain itu, ada pula program Idul Fitri Bahagia, yang membagikan paket sembako kepada 85.000 penerima manfaat, di 60 desa kategori miskin ekstrem yang tersebar di berbagai wilayah.

Selain program selama Ramadan, Yayasan Hadji Kalla juga menjalankan program Tebar Dai, yang mengirim dai ke desa-desa binaan.

Program ini tidak hanya dilakukan selama Ramadan, tetapi juga berlanjut setelah Idulfitri, dengan target 20 desa.

Sementara itu, program Gema Sound System difokuskan pada penyediaan pengeras suara untuk masjid dan pesantren, sekaligus memberikan pelatihan kepada 120 orang mengenai pemasangan dan perawatannya.

Di sisi lain, Yayasan Hadji Kalla juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan.

Program Bina Teman Tuli hadir, sebagai upaya memberikan akses pendidikan agama bagi penyandang disabilitas, termasuk pelatihan baca Al-Qur’an dengan bahasa isyarat.

Selain itu, ada pula Pemberdayaan Asnaf Mualaf, yang bertujuan meningkatkan kualitas keagamaan dan ekonomi mualaf, agar mereka lebih mandiri.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, Yayasan Hadji Kalla juga menjalankan program Rumah Layak Huni, yang memberikan bantuan renovasi rumah bagi warga miskin ekstrem.

Tahun ini, program ini menargetkan 10 rumah agar lebih layak dihuni.

Sementara itu, untuk kalangan lanjut usia, Yayasan menghadirkan program Tama Alquran Lansia, yang memberikan bimbingan keagamaan bagi mereka yang berusia 60 tahun ke atas.

Melalui berbagai program ini, Yayasan Hadji Kalla berharap, dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, dan memperkuat nilai-nilai sosial serta keagamaan di Indonesia.

Baca Juga  KALLA Management Trainee Program Hadir Lagi, Registrasi Terbuka hingga Akhir Agustus

Dengan cakupan program yang semakin luas, diharapkan lebih banyak masyarakat yang merasakan dampak positif, dari kegiatan yang dilakukan sepanjang tahun.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO