INKAM, SOROWAKO – Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus memperkuat program ketahanan pangan di wilayah operasionalnya.
Salah satu upaya terbaru adalah penyaluran 500 kilogram bibit jagung kepada Polsek Malili, sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan yang menjadi prioritas nasional.
Head of External Relations for Sorowako, Endra Kusuma menjelaskan, program ini merupakan bagian dari visi PT Vale, dalam menciptakan kemandirian ekonomi berbasis sumber daya lokal.
“Kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang operasional perusahaan, tetapi juga bagaimana kami berkontribusi bagi masyarakat. Dengan sinergi antara PT Vale, kepolisian, dan masyarakat, kami optimistis program ketahanan pangan nasional dapat berjalan lebih baik, dan memberikan dampak jangka panjang,” ujarnya.
Program ini selaras dengan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) yang menjadi dasar operasional PT Vale.
Selain memastikan operasi tambang yang ramah lingkungan, perusahaan juga berupaya mendorong pembangunan ekonomi berbasis komunitas melalui berbagai inisiatif, termasuk ketahanan pangan.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan menegaskan, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha.
Ia mengapresiasi kontribusi PT Vale, dalam mendukung agenda nasional melalui bantuan bibit jagung, yang dapat memperkuat kemandirian pangan masyarakat setempat.
“Kami berharap program ini dapat terus diperluas, dan memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat. Dengan adanya dukungan dari PT Vale, ketahanan pangan dapat menjadi salah satu pilar utama, dalam menciptakan kesejahteraan ekonomi di daerah,” kata Yudhiawan.
PT Vale juga terus berupaya memperluas program keberlanjutannya, termasuk dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan kolaborasi yang erat antara dunia usaha, pemerintah, dan aparat keamanan, PT Vale optimistis dapat terus berkontribusi, dalam menciptakan industri yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.












