Info Kejadian Makassar

Rumor Pemecatan Shin Tae-yong Menguat, Pantas Diganti atau Tidak?

INKAM – Isu pemecatan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), terus bergulir dan memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola nasional.

Kabar ini mencuat usai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Khairul Anwar, mengunggah pernyataan perpisahan di media sosial.

“Terima kasih STY atas kebersamaannya selama ini. Kamu tetap menjadi bagian sejarah transformasi sepak bola Indonesia,” tulis Khairul melalui akun Instagramnya, @kairulanwar_1, yang kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Unggahan ini memunculkan spekulasi, bahwa kontrak pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak akan diperpanjang.

Meski begitu, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari PSSI terkait status STY.

Isu pemecatan ini turut dikaitkan dengan rapat Exco PSSI yang digelar pada Sabtu (4/1/2025), usai pertemuan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo.

Menpora menyebutkan, rapat tersebut kemungkinan membahas nasib Timnas Indonesia secara lebih spesifik.

“Kita tunggu keputusan PSSI. Setelah pertemuan saya dengan Erick, beliau melanjutkan rapat Exco PSSI. Mungkin ada pembahasan mengenai Timnas Indonesia,” ujar Dito.

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, juga angkat bicara soal rumor ini.

“Kami belum ada pembahasan apa pun soal pergantian pelatih,” ungkap Nova, meredam spekulasi yang berkembang.

Rumor pergantian Shin Tae-yong semakin menguat setelah media Italia, Tuttosport, menulis artikel pada 30 Desember 2024.

Baca Juga  Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar, Bahas Pansus Ranperda Inovasi Daerah

Dalam artikel tersebut, Tuttosport menyebut, Erick Thohir memiliki ambisi besar untuk membawa Timnas Indonesia bersaing di Piala Dunia, dan sedang mempertimbangkan pelatih asal Eropa, yang dianggap lebih cocok untuk mencapai target itu.

Media tersebut juga mengkritik gaya bermain Timnas Indonesia di bawah Shin Tae-yong, yang dinilai terlalu mengandalkan fisik dan lari.

Dengan banyaknya pemain Timnas yang kini bermain di Eropa, Tuttosport menyebut gaya tersebut sudah tidak relevan.

Isu pemecatan STY menuai reaksi beragam dari publik sepak bola nasional.

Sebagian mendukung langkah PSSI jika benar ingin mengganti pelatih, dengan alasan perlunya pendekatan strategi yang lebih modern dan efektif.

Namun, tidak sedikit yang menolak ide tersebut, mengingat Shin Tae-yong dinilai telah membawa perubahan besar bagi sepak bola Indonesia, termasuk transformasi skuad Garuda yang lebih kompetitif.

Publik pun dibuat bertanya-tanya: apakah STY pantas diganti? Ataukah ia masih layak diberi kesempatan, untuk membawa Timnas Indonesia meraih prestasi lebih tinggi?

Keputusan akhir kini berada di tangan PSSI. Dengan waktu yang semakin dekat, menuju laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia dan Bahrain pada Maret, semua pihak berharap keputusan yang diambil, dapat membawa dampak positif bagi masa depan sepak bola Indonesia.

WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO